1

Piodalan Puri Andul Jembrana “Wabup Kembang Harwatan ajak Puri sejebag Jembrana Bersatu Bangun Jembrana sukseskan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”

Jembrana, NangunSatKerthiLokaBali.com – Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri Karya Pujawali / Piodalan di Pura Pemerajan Agung Semeton Ageng Puri Andul, Shri Nararya Khresna Kepakisan, di desa Batuagung Jembrana, pula dihadiri sekitar 11 Pasemetonan Puri-puri di Kabupaten Jembrana, Rabu (11/3/2020).

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan sejumlah penglingsir Puri se kabupaten Jembrana di Sambut hangat oleh Ketua Umum Puri Andul Agung Gempa di dampingi Penglingsir Puri, Pemangku Merajan, dan sejumlah tokoh Puri Andul.

Kembang Hartawan berharap “peninggalan warisan adiluhing leluhur berupa Candi Tua Puri Andul yang diperkirakan dibangun tahun 1680 bersama terus kita jaga dirawat dan disucikan sebagai bentuk srada bakti kehadapan lelulur dan sudah ditata dengan baik bertahap tahun ini, dan bersama sinergi dengan Pasemetonan Puri-puri Sejebag Jembrana serta seluruh komponen masyarkat dengan semangat gotong royong ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembrana disegala bidang, semua tidak hanya berpikir dari segi internal semata, namun lebih dari itu harus mampu bekerja sama demi Jembrana sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu membangun Bali beserta isinya,” jelasnya.

Agung Gempa, selaku ketua umum Puri Andul menyampaikan apresiasi kepada Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, atas perhatian kepada Keluarga Besar Puri Andul beserta seluruh Puri-puri yang ada di Kabupaten Jembrana, pula Kepada Bapak Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace sangat konsen memberikan dukungan dan bantuan terhadap pelestarian adat dan budaya sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, “kami sangat konsen menjaga persatuan dan kesatuan pasemetonan sebagai implementasi melanjutkan cita-cita leluhur, ngaturang ayah buat pasemetonan serta tanggung jawab untuk leluhur, dan terus mengawal tahapan pembangunan disegala bidang oleh pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik sesuai dengan cita cita bersama mewujudkan masyarakat sejahtera” ditegaskan Agung Gempa.

Disampaikan pula tahun ini atas kerjasama dan sumbangsih gotong royong keluarga besar Puri Andul, serta donator para pihak sudah dapat merampungkan penataan jalan dengan cara paping, akses jalan menuju Kori Tua Puri Andul yang diperkirakan dibangun tahun 1680. Sehingga semua bisa tertata dengan baik secara bertahap, dan lebih mudah di akses oleh Publik sebagai bagian dari Sejarah kabupaten Jembrana Bali, dan Masyarakat bisa dengan mudah melihat keberadaan Kori Tua untuk desnisasi wisata religi dan edukasi.

Dalam acara Piodalan Puri Andul dihadiri pula Ibu Diah Sri Kandi DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana yg di wakili oleh I Ketut Sunarta Ketua PAC Negara, I Gede Putu Suegar Danacita DPRD Jembrana Dapil Mendoyo fraksi PDI Perjuangan, Ni Made Artini DPRD Jembrana Dapil Mendoyo fraksi PDI Perjuangan, Dewa Komang Wiratnadi DPRD Jembrana Dapil Jembrana fraksi PDI Perjuangan, Bendesa Adat Batuagung, Probekel Desa Batuagung, Probekel Desa Pohsanten.

Agung Ketut Armada, salah satu penglingsir perwakilan Puri puri diJembrana berharap kepada Ketua Umum Puri Andul Agung Gempa “melalui pertemuan pertemuan seperti ini saat piodalan atau karya karya lainnya terus perlu di tingkatkan, tidak hanya pada karya, diperlukan agenda pertemuan terjadwal setiap tiga bulan sekali atau tertentu untuk temu wirasa bertukar pikiran untuk mendiskusikan banyak hal terkait pasemetonan, pelestarian adat, tradisi dan budaya Bali, dan memberikan masukan masukan kepada pemerintah daerah untuk kedepan terus lebih baik dan daerah bisa berkembang. Puri Andul dengan pemimpin mudanya diharapkan menjadi pendorong gagasan-gagasan kreatif, kongkrit dengan agenda yang fokus dapat meningkatkan persatuan semua, kususnya dalam peningkatan pelestarian adat tradisi lan budaya dan peningkatan kapasitas SDM Keluarga Besar serta puri Puri sejebag Jembrana kususnya keluarga besar Puri Andul”.

Karya Pujawali / Piodalan di Pura Pemerajan Agung Semeton Ageng Puri Andul, Shri Nararya Khresan Kepakisan, desa Batuagung Jembrana dipuput Ida Pedanda Kaca Magelung, Griya Gede Pasraman Mambal Jembrana.

 

(admin-NSLB)
#NangunSatKerthiLokaBali
#PuriAndul
#PuriAndulJembrana




“FESTIVAL JEGOG KABUPATEN JEMBRANA 2019” Bertempat di Anjungan Cerdas Rambut Siwi,Mendoyo, Jembrana.




Pembukaan Festival Jegog Jembrana 2019. Digelar selama 3 hari 3-5 desember 2019 di Anjungan Cerdas jalan Nasional Rambut Siwi.




Lima Kali Berturut-turut WTP, Pemkab Jembrana Diganjar Penghargaan

NangunSatKerhiLokaBali – Pemkab Jembrana berhasil mempertahankan opini wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut – turut. Atas torehan prestasi itu, Kabupaten ujung barat Pulau Bali ini juga diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat melalui kementerian keuangan RI. Penghargaan diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali, Tri Budhianto kepada Bupati
Jembrana , I Putu Artha di ruang rapat Bupati Jembrana, Senin(14/10/2019). Turut hadir kepala KPPN Singaraja , Jordan . Kepala Bappeda & Litbang Jembrana I Ketut Swijana, Kepala Inspektur Ni Wayan Koriani, serta pimpinan OPD penerima DAK Pusat.

Dikatakan Tri Buhianto, Penghargaan dari kementerian keuangan RI ini sebagai apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil mempertahankan predikat WTP berturut-turut. Hal ini sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa pengelolaan keuangan didaerahnya sudah terpenuhi. “Saya ucapkan selamat sekaligus
apresiasi kepada Kabupaten Jembrana atas Opini WTP kelimakalinya. Artinya , berbagai kriteria sudah dipenuhi Jembrana dan sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Diantaranya kepatuhan terhadap regulasinya, peran apipnya juga, kewajaran/kecukupan. Ini modal yang sangt baik untuk Jembrana. Harapan kita masyarakatnya bisa tahu bahwa APBD Jembrana dikelola baik,” kata Budhianto. Terkait reward atas capaian kelima kalinya itu, pemerintah pusat juga rencananya memberikan bonus. “Bonus itu akan turun dalam bentuk transfer DID (Dana Insentif Daerah). Nilainya mencapai Rp.75 milyar,“ terang Budhianto. Ia menambahkan ada beberapa kriteria untuk meraih DID ini. Salah satunya pemerintah daerah itu harus berprestasi. “Memang salah satunya adalah pencapaian opini WTP. Namun, ada kriteria lainnya juga yang harus dipenuhi. Diantaranya capaian pertumbuhan ,sosial
ekonomi, langkah-langkah pengurangan kemiskinan, indikator ekonomi, IPM, pendidikan. Nah Jembrana saya lihat sudah bagus . serapan dana desa juga cukup tinggi . Hasilnya nanti kita bisa lihat di APBD 2020,” katanya lagi.

Bupati I Putu Artha usai pemberian penghargaan merasa sangat bangga atas prestasi dan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Menurutnya hal ini bisa terwujud lewat upaya dan kerja keras dari semua komponen di pemerintahan. “Terimakasih saya sampaikan atas kerja keras dan kordinasi yang saling mendukung antar OPD. Kita patut berbangga , tapi ingat prestasi harus terus ditingkatkan,“ papar Artha. Atas reward yang dijanjikan pemeritah pusat , Ia juga mengaku bersyukur. “Artinya dengan PAD kita yang tidak begitu besar, reward
itu nanti tentu akan sangat bermanfaat dalam mewujudkan pembangunan Jembrana, khsususnya di sektor prioritas,” terangnya. Terakhir, Bupati asal melaya ini juga mengingatkan para pimpinan OPD yang menerima anggaran dari pemerintah pusat untuk lebih tanggap dan sigap . Khususnya dalam menyajikan laporan serta
mengeksekusi program, agar bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali




Wabup Jembrana Kembang Hartawan Apresiasi Pelaksanaan Piodalan ring Pura Pemerajan Agung Puri Andul “didasari rasa tulus ikhlas, guyub, gotong royong dalam beryadnya”

NangunSatKerhiLokaBali – Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri sekaligus melaksanakan persembahyangan di Pura Pemerajan Agung Puri Andul Jembrana Srhi Nararya Kresna Kepakisan (14/8/2019). Turut hadir DPRD Jembrana Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jembrana, perwakilan Prebekel Batuagung, semeton Puri Beraban Jembrana, Perwakilan DPRD Provinsi Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, serta beberapa pimpinan OPD dilingkup Pemerintah Kab Jembrana.

Ketua Umum Puri Andul I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, pula selaku Ketua Panitia Karya, menyampaikan piodalan kali ini dipuput oleh Ida Pedanda Griya Mambal Batuagung dengan menggunakan tingkatan banten tetebasan Pulogembal keuntutin Caru Manca Sato. “Seluruh rangkaian karya dimulai dari tanggal 12/9 hingga penyineban 14/9/2019. Semeton dan Pemedek yang tangkil di Pura Pemerajan Agung Puri Andul Batuagung tidak hanya datang dari keluarga besar di Mendoyo, Jembrana saja, tapi juga ada dari luar Jembrana, “ disampaikan Agung Gempa.

Pura Pemerajan Agung Puri Andul yang berada didesa Batuagung , tepatnya jalan denpasar – gilimanuk ini diempon oleh enam saren yang berjumlah kurang lebih hampir 500 Kepala Keluarga, dan terus dalam proses pendataan sehingga sistem database semeton semakin palid dan baik, kedepan akan terus di data dengan kemajuan teknologi informasi sehingga sistem informasi Keluarga Besar Puri Andul dapat di akses oleh seluruh Keluarga Besar di manapun berada, baik dari sisi program kerja, keuangan, dan agenda agenda strategis lainnya, sehingga era now tidak ada lagi hambatan untuk melakukan koordinasi dan meningkatkan tali pasemetonan.

Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi Keluarga Besar Puri Andul dalam melaksanakan yadnya, dengan dilandasi semangat gotong royong dan tulus ikhlas. “Dengan didasari rasa tulus ikhlas dalam beryadnya, niscaya upacara ini akan berjalan lancar dan labda karya,” ujar I Made Kembang Hartawan seusai peresembahyangan bersama. Kembang Hartawan juga turut menghaturkan punia guna keperluan upacara yang diterima panitia karya senilai Rp. 7 juta.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali




Ajak 12 OPD Kunker ke Jembrana, Ny Putri Koster: Mari Bergandengan Menuju Bali Era Baru

NangunSatKerhiLokaBali – Dalam rangka meningkatkan sinergitas antarkelompok PKK di tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak 12 Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Bali untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana yang dikenal dengan sebutan Bumi Mekepung.

Untuk selanjutnya kunjungan serupa juga akan dilakukan di kabupaten lain, sementara pada kunjungan perdana di Kabupaten Jembrana, acara sinkronisasi tersebut dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana, Jumat (23/8).

Pada kesempatan itu, Ny Putri Koster yang akrab disapa Bunda Putri mengatakan, melalui kunjungan ini selain bertujuan untuk mensinergikan Program PKK dengan Program OPD Provinsi Bali, juga bertujuan untuk menggeser stigma bahwa Gerakan PKK hanya tanggung jawab dari Tim Penggerak PKK saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut, Bunda Putri mengatakan, guna mewujudkan keluarga yang sejahtera sampai pada lapisan terkecil masyarakat, dibutuhkan koordinasi dan komitmen dari berbagai sektor dan wilayah untuk menjaga kualitas, kuantitas pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban perekonomian serta sektor lainnya.

“Untuk itu melalui momentum ini saya mengajak OPD di Provinsi Bali, OPD di Kabupaten Jembrana, mari bersama-sama bergandeng tangan dan melangkah seirama dalam menjalankan program, sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Kita harus fokus pada pokok permasalahan sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,” ujarnya, menandaskan.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menyatakan menyambut baik atas inisiasi Ketua TP PKK Provinsi Bali untuk melakukan sinkronisasi terhadap OPD di Kabupaten Jembrana. Ia berharap kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan gerakan PKK di Jembrana.

Putu Artha menyebutkan, di bawah koordinasi Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, pihaknya selama ini telah melakukan berberapa kegiatan yang berdasarkan 10 program pokok PKK, seperti penyelenggaraan Posyandu guna memastikan kesehatan bayi mulai dari dalam kandungan, mencegah terjadinya stunting dengan memperhatikan keberadaan gizi di Kabupaten Jembrana, serta berbagai macam program dan kegiatan lainnya.

“Untuk itu, saya berharap kegiatan sinergitas ini akan semakin memberikan dampak positif guna mewujudkan keluarga dan masyarakat yang sejahtera,” ujar Bupati Artha.

Pada kesempatan itu, Ny Putri Koster yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, melakukan peninjuan ke beberapa stand pameran yang telah disediakan oleh OPD di lingkungan Pemprov Bali dan OPD Kabupaten Jembrana.

Stand yang dikunjungi adalah pasar murah, stand pemeriksaan dan pembagian kaca mata gratis, IVA Test, pelayanan kependudukan dan tes kesehatan. Selain itu, dilakukan juga penyerahan bantuan setelan baju kepada 240 anggota yang tergabung dalam 6 sekaa gong di Kabupaten Jembrana, serta penyerahan bantuan bagi lansia dan beberapa bantuan lainnya.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali




Agung Gempa Nahkodai Puri Andul Jembrana. Wakil Bupati Kembang Hartawan Berpesan Bersama Sinergi Sukseskan Tahapan Program Pembangunan Jembrana Dan Bali.

NangunSatKerthiLokaBali – Keberadaaan Puri-Puri Di Jembrana diharapkan mampu menjadi benteng untuk menguatkan adat dan budaya bali. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat menerima audiensi dari Keluarga Besar Puri Andul Jembrana di rumah jabatan Wakil Bupati Jembrana minggu malam kemarin (11/08/2019).

Sejumblah tokoh Puri dan Pengurus Keluarga Besar Puri Andul Jembrana mendatangi rumah jabatan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Turut hadir dalam pertemuan ini, Ida Pedanda dari Griya Mambal Batu Agung.

Kedatangan para tokoh Puri Andul ini dilakukan untuk “mesadu ajeng“ bersilahturahmi menjalin hubungan harmonis antara Puri Andul dengan Pemerintah Daerah. Selain itu, Pertemuan dimaksud untuk memperkenalkan pengurus baru Keluarga Besar Puri Andul. Untuk periode 2019-2024, Puri Andul telah menunjuk secara musyawarah mufakat penuh kekeluargaan generasi muda dan I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana sebagai ketua umum Keluarga Besar Puri Andul.

Pemilihan generasi millenial sebagai pemimpin sendiri sesuai dengan arah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, serta tantangan global lainnya. Karena diharapkan kedepan keberadaan Puri di Jembrana dapat mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam penguatan adat, tradisi budaya serta penguatan SDM guna mendukung seluruh program Visi Bali Nangun Sat Kerth Loka Bali yang di cetuskan oleh Bapak Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace, menuju Bali Era Baru. Sementara Wakil Bupati Jembrana, Kembang Hartawan turut mendukung apa yang telah diprogramkan oleh Keluarga Besar Puri Andul Jembrana dan berharap Keluarga Puri tetap kokoh,solid,serta turut menjaga dan melestarikan adat dan tradisi yang ada di Jembrana kususnya dan Bali secara umum.

I Made Kembang Hartawan juga berpesan “Tokoh Puri serta Keluarga Besar Puri harus ikut menginformasikan program-program Pemerintah Daerah kepada keluarga Besar Puri, Jangan sampai Keluarga Puri justru tidak terlayani dan tidak tersentuh program pemerintah daerah karena ketidaktahuan mereka, lebih mendekatkan lagi komunikasi. kami Pemerintah Daerah dengan Keluarga Puri Khususnya Keluarga Besar Puri Andul tentunya untuk Puri-Puri lain. Terus kita akan berkomunikasi tidak hanya formal,Tetapi juga informal” Kata Wakil Bupati Kembang Hartawan.

“Banyak hal yang dapat kita rumuskan di pertemuan singkat ini, Tentu pertemuan singkat ini tidak akan berhenti disini. Kami akan terus Keluarga Besar Puri Andul kuatkan sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk terus melakukan penguatan-penguatan di segala bidang khususnya di bidang adat, budaya, tradisi dan sektor lainnya.” Kata Ketua Umum Puri Andul Jembrana I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana.

Berlangsung penuh keakraban, Pertemuan diakhiri dengan penyerahan lambang Puri oleh Keluarga Besar Puri Andul kepada Wakil Bupati Jembrana oleh Ketua umum I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab di sapa dengan Agung Gempa.

 

 

#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali
#puriandul
#purianduljembrana

 




Tarik Minat Wisatawan, Gubernur Koster Harap Makepung Cup Masuk Kalender Pariwisata

NangunSatKerthiLokaBali – Gubernur Bali Wayan Koster berharap Makepung Gubernur Cup yang kembali untuk kali pertama digelar akan menjadi agenda tahunan serta masuk dalam daftar kalender pariwisata.

Hal itu disampaikan Gubernur Koster seusai penyerahan piala bergilir lomba Makepung Gubernur Cup di Arena Makepung Samblong, Sanggar Agung, Jembrana, Minggu (14/7). Sebelumnya pada hari yang sama, secara terpisah kegiatan ini dibuka Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace).

“Kegiatan ini supaya bisa menarik kunjungan wisatawan ke Jembrana, ke depan sebaiknya dirangkaikan dengan kegiatan lain. Sehingga tidak berlangsung hanya sehari, tetapi minimal tiga hari atau lebih,” ujar Gubernur Koster yang tampak hadir didampingi Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah  (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Untuk merealisasi hal itu, Gubernur Koster akan membenahi arena lomba makepung yang kebetulan berada di lahan aset milik Pemprov Bali. “Akan ditata menjadi lebih baik, tidak hanya jalur untuk kerbau lari tetapi  secara menyeluruh, termasuk mekanisme penyelenggaraannya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Gubernur Koster juga berencana akan menggelar kegiatan lomba sejenis pada tahun-tahun mendatang. “Selain makepung,  jegog juga akan dibuatkan event, seperti Festival Jegog atau sejenisnya,” imbuhnya.

Sementara terkait alasan kegiatan lomba Makepung Gubernur Cup yang digagas pihaknya, hal ini merupakan bagian dari upaya melestarikan dan mengembangkan tradisi khas milik Kabupaten Jembrana. “Makepung adalah tradisi unik yang lahir dari budaya agraris dan terbilang langka, sudah seharusnya kita lestarikan,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan Makepung Gubernur Cup ini merupakan salah satu realisasi dari janji politiknya terhadap masyarakat Jembrana saat sebelum menjadi gubernur untuk menghidupkan kembali tradisi khas daerah Bali Barat tersebut.

“Pada saat kampanye Pilgub (Pemilihan Gubernur) dulu, ada aspirasi masyarakat Jembrana agar tradisi makepung ini dihidupkan kembali dan saya berjanji,  astungkara tahun 2019 ini bisa terlaksana dengan cukup baik. dan merupakan Gubernur Cup yang pertama di kepemimpinan saya” jelas Koster yang juga ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

Menanggapi rencana Gubernur Koster memasukan Makepung Gubernur Cup dalam daftar kalender pariwisata,  disambut gembira oleh Wakil Ketua Panitia kegiatan, Made Rentana. Dengan begitu ia berharap, kegiatan ini akan mampu menjadi salah satu daya tarik wisata di Jembrana.

Selanjutnya ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali yang telah menyelenggarakan lomba makepung sebagai seni budaya ciri khas dan kebanggaan masyarakat Jembrana.

“Terima kasih Bapak Gubernur karena telah menyelenggarakan kembali Gubernur Cup yang telah terhenti beberapa tahun terakhir,” ucapnya.

Sebelumnya, Wagub Cok Ace didampingi Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan dan Sekda Provinsi Bali Dewa Indra saat membuka acara menyampaikan hal yang sama dengan Gubernur Koster.

Ia berharap kegiatan ini mampu dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka meng-ajeg-kan tradisi dan budaya di kabupaten Jembrana. Selain itu, mulai dilakukan regenerasi untuk para pelakunya agar tidak punah. “Karena event ini terbukti mampu menarik minat wisatawan untuk menonton,” ujar mantan Bupati Gianyar ini.

Untuk lomba kali ini diikuti oleh sebanyak 360 peserta yang terdiri dari  kelompok Ijo Gading Timur berjumlah 116 peserta dan dari Kelompok Ijo Gading Barat berjumlah 244 peserta. Keluar sebagai pemenang umum satu adalah Kelompok Ijo Gading Barat, dan  Ijo Gading Timur mesti puas sebagai juara umum dua.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali




Gairahkan Industri Kerajinan, Dekranasda Bali Turun ke Kabupaten Jembrana

NangunSatKerthiLokaBali – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya mendorong kemajuan dan menggairahkan industri kerajinan di Daerah Bali, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Putri Suastini Koster secara terus menerus melakukan  kegiatan pembinaan yang dilakukan secara marathon ke Dekranasda Kabupaten/Kota se Bali.  Setelah sebelumnya menyambangi Kabupaten Tabanan dan Badung,  Rombongan Dekranasda Bali yang dipimpin Wakil Ketua  Dekranasda Provinsi Bali Ny. Tjok Putri Haryani Ardhana Sukawati melakukan pembinaan ke Kabupaten Jembrana, Selasa (11/6).
Pendampingan Dekranasda di bumi mekepung ini diawali dari Industri Kecil Menengah (IKM ) Dupa Mangku yang terletak di Desa Mendoyo Dangin  Tukad, Jembrana. Dalam kesempatan tersebut pemilik IKM Ni Luh Putu Netri Astini menyampaikan bahwasannya usaha yang baru dia rintis 2 tahun belakangan ini memproduksi dupa sembahyang yang nantinya didistribusikan tidak hanya di wilayah Jembrana tetapi juga sudah sampai Singaraja dan Kota Denpasar. Dengan memperkerjakan sekitar 7 orang warga sekitar, usahanya mampu mendistribusikan sekitar 3 ton dupa baik itu dupa beraroma ( dupa celup)  maupun dupa yang belum dicelup. ” Sebagian besar kami mendistribusikan dupa yang belum dicelup, nantinya dupa akan dicelup dan didistribusikan kembali oleh IKM lainnya, sesuai aroma dan merk dagang masing masing, sehingga ekonomi masyarakat sekitar juga bergerak, ” imbuhnya. 
Seusai meninjau IKM Dupa Mangku, rombongan Dekranasda bergerak menuju usaha tenun Sekar Ngoneng di Desa Mendoyo, Dauh Tukad  yang memproduksi  tenun khas Jembrana serta kain endek. Menurut penuturan pemilik Sekar Ngoneng Ni Made Laba, tenun khas Jembrana yang ia produksi menampilkan ornamen khas Jembrana berupa gambar mekepung dan burung jalak Bali. Kain tenun produksinya juga selalu ikut serta dalam ajang Pesta Kesenian Bali yang rutin digelar setiap tahunnya. ” Saya berterimakasih pada Pemprov Bali yang saat ini menggratiskan biaya sewa stand di PKB, ini jadi salah satu kesempatan bagi kami pelaku IKM untuk berpameran secara gratis dan menjadi pemacu untuk terus berkreativitas dan berinovasi, ” tuturnya. 
Menggapai hal tersebut, Ny. Tjok Putri Haryani yang didampingi Ny. Ari Sugianti Artha dan Ani Kembang Hartawan menyampaikan bahwasannya pemerintah sangat mendukung dan berupaya terus untuk memajukan IKM yang salah satunya dengan  memberikan ruang pameran gratis bagi para pelaku IKM di ajang Pesta Kesenian Bali. Tidak hanya itu, Dekranasda sebagai wadah pembinaan seni kerajinan akan terus berupaya mengembangkan usaha para pengrajin.
Istri orang nomor dua di Bali ini juga berharap agar IKM terus meningkatkan kualitas produksi serta melakukan inovasi sehingga bisa menyesuaikan dengan selera pasar .”Saya minta cara pengemasan barang juga menjadi perhatian, agar kemasannya menarik. Terus lakukan inovasi dan sesuaikan dengan selera pasar tanpa menghilangkan kekhasan yang ada. Kami akan terus melakukan pemdampingan dan berupaya mencarikan solusi bagi permasalahan yang ada  sehingga para pelaku IKM dapat berkembang dan miliki daya saing, ” tuturnya
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali



Alami Kelumpuhan, Dinsos Bali Bantu I Gusti Ketut Merta

NangunSatKerthiLokaBali – Respon cepat dilakukan Dinas Sosial Provinsi Bali mengetahui adanya pemberitaan disalah satu media terkait kondisi I Gusti Ketut Merta warga kurang mampu asal Banjar Brawantangi Taman, Desa Tukadaya, Kec. Melaya, Jembrana. I Gusti Ketut Merta yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan saat ini hanya tinggal dengan sang anak Gusti Putu Rizki Pastika Jaya (14) dirumah milik saudaranya karena Ia tidak memiliki rumah.

Mengetahui kondisi tersebut, secara khusus Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada I Gusti Ketut Metra didampingi Dinas Sosial Kabupaten Jembrana. Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Bali menyerahkan kursi roda, Beras serta Telur.

“Hari ini kita meninjau keluarga I Gusti Ketut Merta, beliau mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan dan saat ini tinggal bersama anaknya. Kita serahkan bantuan kursi roda, beras dan telur. Karena beliau tidak ditanggung KIS maka Saya sudah minta aparat Desa untuk membantu prosesnya lebih lanjut,” ujar Dewa Mahendra.

Ditambahkan Dewa Mahendra, akibat kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan membuat sang anak Gusti Putu Rizki Pastika Jaya harus bekerja disela-sela kegiatan sekolahnya. Bahkan sebelum berangkat sekolah, Ia harus masak terlebih dahulu untuk makan sang Ayah yang memang hanya bisa terbaring ditempat tidur kesehariannya.

“Anaknya sebelum sekolah harus masak dulu, dia juga bekerja serabutan agar bisa mendapat uang untuk kebutuhan keluarga. Keinginannya besar untuk bisa melanjutkan ke jenjang SMA, kita coba bantu fasilitasi agar dia bisa melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan beasiswa miskin,” imbuh mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali