Wagub Cok Ace: Lestarikan dan Jaga Bunga Khas Bali Melalui Penataan Kebun dan Telanjakan Rumah

Bagikan:

NangunSatKerthiLokaBali – Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata sangat terkenal dengan keunikan alamnya yang indah, tradisi dan budaya agraris sebagai basisnya yang dilandasi konsep Tri Hita Karana. Sehingga berbagai cara harus dimulai untuk menjaga alam dan melestarikan tanaman khas Bali, hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat menghadiri Gala final the internasional flower competition by hanging gardens of Bali, di lapangan Bajra Sandi-Denpasar, Sabtu (30/6).

Untuk melestarikan tanaman khususnya bunga khas Bali, Hanging garden of Bali melaksanakan lomba penataan halaman dan telanjakan yang bertujuan untuk keindahan lingkungan yang dimulai dari halaman depan rumah masing-masing warga.

Bali memiliki berbagai jenis tanaman Bungan khas Bali yakni melati Bali atau kesidang, Kamboja dan Bungan Tunjung, sandar, pucuk dan jempiring.

Berbagai jenis bunga ini harus mulai di tata, dijaga, dilindungi dan dilestarikan, sehingga Bali dengan berbagai adat dan budayanya didukung dengan keindahan alam, khususnya halaman rumah yang cantik.

Untuk itu pengembangan kepariwisataan harus sejalan dengan pembangunan sektor pertanian. Bunga adalah salah satu komoditi yang termasuk dalam kelompok holtikultura dibawah pembinaan dinas tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan.

Sebagaimana visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana membangun Bali era baru, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk kesejahteraan Krama Bali. Sehingga sinergi antara pertanian dan pariwisata akan lebih di optimalisasi lagi.

Lomba penataan halaman dan telanjakan rumah yang menekankan pada penanaman berbagai jenis bunga tetapi juga menyangkut estetika, keindahan, kebersihan serta pelestarian berbagai jenis bunga khususnya yang asli Bali.

Melalui lomba  the internasional flower competition by hanging gardens of Bali ini masyarakat Bali diajak untuk mencintai bunga secara utuh dan ditanamkan kepada generasi sejak usia dini.

Sementara Presiden Seychelles untuk ASEAN Nico Bariko mengatakan bahwa bunga sangat penting untuk menumbuhkan rasa damai di hati dan pelengkap kedamaian dalam hidup, karena memiliki begitu banyak manfaat., Sehingga lomba ini diharapkan mampu membangkitkan rasa cinta melalui bunga.
#NangunSatKerthiLokaBali
#KramaBali

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *