Penyebab WA, Instagram, FB Down (Error) “Kalau Jakarta sering gaduh, semua akan repot ditegaskan Agung Gempa”

Bagikan:

Sebagian warganet Indonesia mengeluhkan susah mengakses berbagai layanan media sosial yakni Instagram, Facebook hingga aplikasi WhatsApp.

Kalau Jakarta sering gaduh seperti saat ini “Kerusuhan Demo Bawaslu Jakarta”, semua akan repot, ya semuanya akan repot ditegaskan Agung Gempa praktisi IT, Sejumlah pengguna whatsapp, facebook dan instagram di Indonesia mengeluhkan gangguan layanan, banyak aktivitas sosial, ekonomi dan jaringan lainnya terganggu. ya… “Kemungkinan besar mengantisipasi dampak dari Kisruh Demo di Bawaslu Jakarta. Kami selaku praktisi IT walau sangat terganggu dengan downnya jaringan media social, untuk kepentingan bangsa yg lebih besar, kami sangat mendukung langkah pemerintah melakukan tindakan tindakan prepentive, kita mengajak semua pengguna media social bersabar, berdoa pemerintah melakukan langkah langkah yg tepat untuk mengantisipasi kemungkinan kurang kondusifnya sebaran informasi di media sosial. Kita yakin sebentar lagi akan pulih dan normal seperti biasa” ditegaskan Agung Gempa, di workshop IT nya di Jalan Tukad Badung Renon Denpasar, Bali.

Ambruknya layanan WhatsApp dialami sebagian pengguna, dan jenis gangguan pun berbeda, ada yang sempat susah mengakses mungkin ada yg baik-baik saja. Pantauan di situs Down Detector, Rabu (22/5/2019), pada live outage map terlihat sejumlah negara ditandai merah dan kuning dalam pengecekan layanan Instagram dan WhatsApp, menandakan adanya gangguan layanan. Indonesia terdampak gangguan kedua layanan milik Facebook ini.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan beberapa fitur di media sosial dan messaging system dibatasi hari ini, Rabu (22/5/2019), khususnya fitur yang berkaitan dengan foto dan video.
“Pembatasan fitur-fitur media sosial, tidak semuanya, dan messaging system,” jelas Rudiantara dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu siang.
Rudiantara menegaskan bahwa pembatasan ini akan dilakukan bertahap dan bersifat sementara. Ia pun meminta masyarakat untuk mengakses media mainstream sebagai sumber informasi.


#KramaBali
#NangunSatKerthiLokaBali
#SahabatAgungGempa

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *