Mantan Awak Kabin “Kristyaningsih Miyagi”, Bermodal Tekad dan Kerja Keras Berbisnis Travel dan Properti

Bagikan:

NangunSatKerthiLokaBali.com – Bermodal tekad dan kerja keras dengan perencanaan matang mengantarkan Kristyaningsih Miyagi, SE menjadi seorang pebisnis perempuan muda yang gemilang di bidang travel dan properti. Sebagian orang percaya, pengaman adalah guru terbaik. Begitu pula Kristy demikian biasa dipanggil. Pengalaman berkarier sebagai pensiunan Pramugari Garuda Indonesia selama 20 tahun membuahkan tekad untuk mengembangkan kemampuan diri, hingga memilih banting setir menjadi salah satu pengusaha travel agent dan properti yang sukses sebagai Director PT Miyagi Putra Mandiri.

Setapak demi setapak, karier perempuan kelahiran 12 Desember 1974 ini merintis bisnis travel agent dan properti yang masing-masing berkantor pusat di Yogyakarta dan Bali. Sebelumnya, Kristy sangat menikmati pekerjaan sebagai awak kabin Garuda Indonesia, terlebih ia mendapat banyak pengalaman dan kesempatan berharga. Salah satunya perempuan berparas cantik ini sempat mendampingi Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid (alm) sebagai awak kabin di penerbangan ke Havana, Kuba pada tahun 2000 untuk sebuah misi perdamaian.

Selain itu, ia juga pernah terpilih menjadi salah satu dari 13 awak kabin yang mengikuti announcer training di Jepang saat Garuda Indonesia membuka rute penerbangan ke sana. Di sisi lain, Kristy pun membuat rencana untuk masa depan. “Sejak dulu, saya berencana mengundurkan diri di umur 40 tahun. Kalau bisa saat itu saya sudah punya usaha sendiri. Jadi pada tahun 2008, saya uji nyali berwiraswasta dengan mendirikan travel agent di Kota Yogyakarta. Pertimbangannya memilih travel agent, karena usaha ini simpel, bentuknya jasa, bisa bertemu banyak orang dan pada saat itu memberi hasil yang lumayan,” ungkap Kristy.

Saat penerbangan Garuda Indonesia membuka base di Bali, pada tahun 2002, Kristy memutuskan pindah ke sana. Di Pulau Dewata, Kristy ingin mewujudkan cita-citanya untuk kuliah. Tidak tanggung-tanggung ia langsung menekuni dua bidang sekaligus, yakni Bahasa Jepang Pariwisata dan Ekonomi. Kristy pun saat itu juga mencoba terjun ke bisnis properti. Hasilnya selama di Bali telah membangun kompleks perumahan Uluwatu Garden Bali dan sejumlah bangunan vila di wilayah Pecatu dan Jimbaran, termasuk guest house di Singaraja, serta proyek perumahan mewah yang baru saja dimulai adalah Pandawa Garden di Nusa Dua.

Dalam menjalani hidup, Komisaris PT Agung Mesari Harijaya ini sangat terinspirasi dari sang ibu yang menurunkan kebiasaan untuk membuat rencana dalam hidup dan tak segan untuk bekerja keras. Semua pengalaman hidup dan inspirasi dari sang ibu dibagikan oleh Kristy kepada para stafnya. “Saya katakan kepada staf saya, kita pasti bisa asalkan rajin, disiplin dan dekat dengan Tuhan,” jelas perempuan berpostur jangkung yang baru saja merilis buku biografi berjudul Panggil Aku Kristy, Kisah Seorang Mantan Pramugari yang diedarkan secara terbatas. tim KBS

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *