DENPASAR – Dalam upaya nyata mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pembangunan SDM Bali yang unggul dan berdaya saing tinggi, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Drs. I Made Arbawa, M.Si., menerima audiensi dari Bali IT Community, Rabu (14/1/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan prestasi inovator muda Bali di kancah internasional mendapatkan pengakuan resmi secara sistemik. I Made Arbawa yang didampingi oleh Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan, Luh Made Seriarningsih, S.Kom, MAP., dan Kasi PPTP, Nyoman Agus Mariana, SP, MAP., menegaskan bahwa perlindungan dan fasilitasi terhadap talenta lokal adalah prioritas pembangunan Bali saat ini.
Dalam audiensi tersebut, Pembina Bali IT Community melaporkan kesuksesan delegasi siswa SMP, SMA, dan SMK dari Bali yang berlaga di Thailand Inventors Day 2026. Ajang internasional yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) pada 5-9 Januari lalu di Bangkok tersebut menjadi panggung bagi siswa Bali untuk meraih medali melalui berbagai inovasi teknologi mutakhir.
Pencapaian ini dipandang selaras dengan arahan Gubernur Koster dalam memperkuat nilai-nilai kearifan lokal yang dipadukan dengan kemajuan teknologi modern untuk mencetak generasi Bali yang kompetitif.
Fokus utama pertemuan ini adalah koordinasi teknis mengenai Kurasi Prestasi (validasi sertifikat). Langkah ini diambil agar seluruh piagam penghargaan internasional yang diraih siswa dapat tercatat secara resmi dalam sistem manajemen talenta di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
“Sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, kita berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang menghargai setiap capaian siswa. Kurasi ini bukan sekadar administrasi, melainkan bentuk jaminan negara agar prestasi siswa dapat dimanfaatkan secara maksimal, termasuk untuk jalur seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Prestasi,” ujar I Made Arbawa.
Pihak UPTD Balai Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Pendidikan Disdikpora Bali memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis kurasi. Proses ini memastikan bahwa inovasi yang diciptakan siswa Bali memenuhi standar nasional dan dapat diakui sebagai poin keunggulan daerah.
Langkah sinkronisasi ini diharapkan mampu memotivasi lebih banyak siswa di Bali untuk terus berinovasi. Dengan sistem kurasi yang jelas, diharapkan lahir “SDM Bali Unggul” yang tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga memiliki karakter inovatif yang mampu menjawab tantangan global di masa depan.
