KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kabupaten Klungkung Tahun 2027 di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Kamis (5/2). Sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, forum ini digelar sebagai bentuk transparansi dan saluran partisipasi publik dalam menentukan arah kebijakan daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wabup Tjok Surya, ditegaskan bahwa pada tahun 2026 ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pemerintah Kabupaten Klungkung mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur mencapai lebih dari Rp 200 miliar khusus di Nusa Penida. Kebijakan strategis ini diambil guna mempercepat pemenuhan infrastruktur pelayanan dasar yang berdampak langsung pada keberlanjutan sektor pariwisata sebagai kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah ini dinilai sangat penting di tengah tantangan kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi alokasi anggaran daerah serta adanya kebijakan pengangkatan PPPK yang mempersempit celah fiskal daerah dalam mendanai kegiatan pembangunan. Wabup Tjok Surya menambahkan bahwa meskipun pariwisata Nusa Penida berkembang masif dan menyumbang besar bagi ekonomi Klungkung, sektor ini masih rentan sehingga perlu dijaga melalui penyediaan infrastruktur yang memadai, terutama jalan utama menuju destinasi serta pengelolaan sampah yang tuntas.
Sementara itu, Kepala Bappeda Klungkung, Ketut Arie Gunawan, melaporkan bahwa tujuan Forum Konsultasi Publik ini adalah untuk mengidentifikasi serta menyepakati permasalahan, prioritas pembangunan, program kegiatan, hingga target kinerja daerah. Forum ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur DPRD, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, seluruh OPD, Kelompok Ahli Pembangunan, tokoh masyarakat, LSM, organisasi masyarakat, serta instansi vertikal terkait lainnya.
(admin-NSKLB)
