Sinergi Dekranasda Bali, Bank BPD, Baliyoni Grup, Berikan ‘Marketplace’ Untuk UMKM Bali Berjualan Digital dengan Pembayaran Non Tunai ‘QRIS’

Bagikan:

Denpasar, Nangunsatkerthilokabali.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster menjadi narasumber dalam acara Talkshow UMKM Bali Bangkit yang diselenggarakan sebagai bentuk sinergitas antara Dekranasda Provinsi Bali dengan Bank BPD Bali dan Baliyoni Group di Atrium, Level 21 Mall, Denpasar, Jumat (13/11) malam.

Mengawali arahannya, Ny Putri Koster menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang telah terbentuk antara Dekranasda Provinsi Bali dengan pihak Bank BPD Bali melalui aplikasi pembayaran QRIS serta Baliyoni Group yang telah menyediakan ‘marketplace’ bagi para pelaku UMKM, sehingga para perajin bisa berjualan secara online dan memasuki pasar digital melalui aplikasi balimall.id.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini menambahkan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang luar biasa hampir di semua lini kehidupan manusia, termasuk di dalamnya sektor UMKM. Agar sektor UMKM ini tidak mati suri maka perlu motivasi, pendampingan serta dorongan dari kita semua agar pelaku UMKM terus berkreativitas di tengah pandemi Covid-19. Segala bentuk upaya terus dilakukan oleh Dekranasda Provinsi Bali agar para perajin tidak patah semangat, serta tak putus asa dalam berkarya. Salah satunya dengan memberikan ruang marketplace kepada para perajin untuk menjual produknya dan memasuki dunia digital baik dalam pemasaran maupun transaksinya. Dengan upaya ini, diharapkan UMKM akan tetap bergeliat sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian.

Di samping itu, Ny Putri Koster juga meminta agar pelaku UMKM terus melakukan inovasi dengan mengembangkan inspirasi dalam motif-motif baru. Di samping itu, untuk menyikapi banyaknya kain hasil cetakan mesin yang beredar di pasaran, Ny Putri Koster mengajak para perajin untuk kreatif dalam menjadikan kain dari hasil cetakan mesin tersebut menjadi produk produk pakaian maupun aksesoris yang trendi, disesuaikan dengan perkembangan fashion yang ada.

Di akhir arahannya, wanita multitalenta ini meminta agar seluruh pihak dapat turut mendukung UMKM untuk bangkit yang salah satunya dengan membeli produk-produk hasil kerajinan para perajin. Di samping itu, Dekaranasda dengan bersinergi dengan stakeholder yang ada akan terus berupaya menyediakan ruang bagi para perajin untuk memperkenalkan serta memasarkan produknya ke konsumen. Dengan berbagai upaya dan dukungan semua pihak ini, para perajin di Bali diharapkan semakin termotivasi untuk menghasilkan karya-karya yang luar biasa sehingga UMKM Bali akan maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan para perajinnya.

Talkshow pada malam hari ini juga turut menghadirkan dua narasumber lainnya yaitu Ida Ayu Tri Rasmiwinari dari Bank BPD Bali dan Ni Wayan Sri Ariyani selaku CEO Baliyoni Group. Kegiatan Bali Bangkit yang diselenggarakan di Atrium Level 21 ini akan berlangsung dari tanggal 13-15 Nopember 2020 yang diisi dengan bazar UMKM, talkshow online dan offline, pegelaran musik serta fashion show. (AGP/GS/KMB)


Print Friendly, PDF & Email
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *