Menkominfo Ajak Delegasi Susun Deklarasi Menteri untuk Masa Depan Digital Global

Nusa Dua-(nangunsatkerthilokabali), Pertemuan Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20 Indonesia berupaya menyusun agenda transformasi digital global.Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengidentifikasi adanya realitas kesenjangan digital yang mengkhawatirkan, kurangnya pemahaman kecakapan literasi dan keahlian digital, serta kebocoran data yang meningkat. Oleh karena itu, Menkominfo mengajak seluruh delegasi untuk merumuskan deklarasi untuk mengatasi tantangan masa depan digital.“Penyusunan deklarasi selama persidangan Kelompok Kerja Ekonomi Digital tidak hanya berdasarkan aspirasi Pemerintah Republik Indonesia saja, tapi untuk masa depan digital,” tegasnya saat membuka 4th DEWG Meeting di Mulia Resort Hotel, Nusa Dua, Bali, Senin (29/08/2022).

Menurut Menteri Johnny, nilai ekonomi digitalisasi serta keselarasan aliran data lintas batas negara untuk menghasilkan ide dan inovasi baru menjadi isu mendasar. Menkominfo juga mengharapkan pembahasan isu ini akan terus berlanjut pada presidensi mendatang.Sebagai forum DEWG pertama setelah elevasi dari Gugus Tugas Ekonomi Digital, Menkominfo menyatakan ada banyak peluang dalam sektor digital yang bisa menjadi perhatian bersama.

“Pada saat yang sama, kami melihat dan mengetahui peluang yang ada di depan, nilai ekonomi digitalisasi, keselarasan aliran data dalam menghasilkan ide-ide baru, dan inovasi teknologi. Fakta sekarang DEWG merupakan kelompok pertama setelah pengangkatan status dari gugus tugas ekonomi digital,” jelasnya.

Oleh karena itu, Menkominfo mengajak seluruh delegasi untuk bekerja bersama mendukung sampai akhir Presidensi G20 Indonesia dalam merumuskan pemahaman dan kebijakan di bidang transformasi digital.

“Selama dua hari ke depan, kita bersama-sama akan menyusun deklarasi, yang akan memfasilitasi kemajuan agenda digital. Untuk itu, ayo dukung akhir dari pertemuan presidensi ini dan tentu saja percayalah kerja sama kita ke depan akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Pertemuan keempat DEWG G20 dihadiri secara langsung oleh delegasi dari negara-negara anggota G20, kecuali delegasi dari Argentina yang hadir secara virtual. Tampak hadir pula delegasi negara undangan, antara lain Spanyol, Belanda, Singapura, Rwanda, Kamboja, dan Persatuan Arab Emirat (UAE). Selain itu, juga dihadiri oleh National Knowledge Partner Universitas Indonesia; Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran.Dari organisasi internasional hadir perwakilan antara lain International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commissions for Asia and the Pacific (UN- ESCAP), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), and Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Islamic Development Bank (ISDB).

(AGP/R)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *