Giliran STT Klungkung Daratan Terima Dana Apresiasi Ogoh-Ogoh, Pemkab Siapkan Rp 1 Miliar Lebih

KLUNGKUNG – Setelah sukses dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida, penyerahan dana apresiasi pembuatan ogoh-ogoh kepada Sekaa Teruna-Teruni (STT) kini berlanjut bagi yowana di tiga kecamatan wilayah Klungkung daratan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (5/3).

Bupati I Made Satria menegaskan bahwa dana apresiasi ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah agar generasi muda terus bergairah dalam melestarikan seni dan budaya Bali. Menurutnya, ogoh-ogoh bukan sekadar kreativitas seni, melainkan identitas budaya yang juga menjadi daya tarik penunjang sektor pariwisata.

“STT adalah tulang punggung dalam menjaga kelestarian tradisi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung agar para yowana mampu berinovasi tanpa meninggalkan jati diri budaya kita,” ujar Bupati Satria.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Bupati juga berpesan agar generasi muda Klungkung mampu menguasai ilmu pengetahuan sebagai bekal masa depan. Selain itu, beliau menitipkan pesan agar suasana kondusif, aman, dan tertib tetap terjaga saat malam pengarakan ogoh-ogoh nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja, memaparkan bahwa total anggaran yang dikucurkan untuk program ini mencapai Rp 1.015.000.000. Dana tersebut dialokasikan untuk 203 STT yang telah mengajukan usulan, di mana masing-masing sekaa menerima bantuan sebesar Rp 5 juta. Rincian penerima terdiri dari 74 STT di Nusa Penida, 37 STT di Kecamatan Klungkung, 44 STT di Dawan, dan 48 STT di Banjarangkan.

Kabar gembira lainnya, I Wayan Suteja mengungkapkan bahwa mulai tahun ini, Pemkab Klungkung juga memberikan tambahan dukungan anggaran untuk STT yang menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT).

“Selain dana ogoh-ogoh, Bapak Bupati dan Wakil Bupati juga menyiapkan anggaran bantuan HUT sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing STT. Ini adalah komitmen berkelanjutan untuk memotivasi kreativitas yowana di Klungkung,” jelas Suteja.

Program bantuan ini disambut antusias oleh para tokoh pemuda yang hadir, sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap penguatan organisasi kepemudaan berbasis adat di tingkat akar rumput.

(admin-NSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai