Pemeriksaan pendahuluan Semester II 2026 menjadi pijakan evaluasi layanan air bersih dan tata kelola daerah.
MANGUPURA – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Sekretaris Daerah Ida Bagus Surya Suamba menerima exit meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali terkait pemeriksaan pendahuluan Semester II Tahun 2026. Pertemuan berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Senin (5/10/2026).
Tim BPK menyerahkan hasil pemeriksaan pendahuluan dan menjelaskan fokus tindak lanjut yang mencakup tata ruang, penyelenggaraan pariwisata, serta Perumda Air Minum Tirta Mangutama. Catatan yang diperhatikan antara lain proses kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang dan persoalan kontinuitas pelayanan air.
Wabup Bagus Alit Sucipta menegaskan keluhan masyarakat mengenai layanan air bersih, khususnya di Badung Selatan, memerlukan penyelesaian nyata. Menurutnya, warga membutuhkan kepastian layanan tanpa harus menanggung berlarut-larut persoalan teknis operasional.
Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan tahap identifikasi risiko sebelum pemeriksaan terinci yang direncanakan pada akhir Oktober hingga Desember 2026. Oleh karena itu, catatan awal tidak boleh diperlakukan sebagai putusan akhir atas setiap persoalan yang dibahas.
Pemkab Badung menyatakan akan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan pengelola layanan agar rekomendasi pemeriksaan dapat dijadikan dasar pembenahan yang terukur bagi kepentingan masyarakat. (NSKLB)
Foto: ANTARA/HO-Pemkab Badung. Sumber dokumentasi.
