DENPASAR, 7 Feb 2026 – Di tengah pesatnya transformasi digital di Pulau Dewata, tantangan terbesar calon pengusaha muda bukan lagi keterbatasan informasi, melainkan jebakan perencanaan yang berlebihan tanpa aksi nyata. Praktisi digital senior, Agung Gempa, menegaskan bahwa masa depan ekonomi Bali ada di tangan generasi muda yang berani mengeksekusi ide secara bertahap dan disiplin.
Ditemui di kantornya di kawasan Denpasar, pria yang telah malang melintang di industri IT sejak 1996 ini membagikan panduan praktis bagi generasi “Era Now” agar tidak terjebak dalam angan-angan bisnis semata.
TIPS yang Perlu Diperhatikan dalam Membangun Usaha:
-
Fokus pada Tujuan: Tentukan visi jangka panjang. Bisnis yang selaras dengan bakat dan minat akan memberikan energi tambahan saat menghadapi tantangan.
-
Berproses: Sadari bahwa sukses adalah perjalanan maraton. Nikmati setiap tahapan kecil sebagai proses pendewasaan mental pengusaha.
-
Kolaborasi: Jangan bekerja dalam isolasi. Bangun jejaring dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem usaha.
-
Teknologi: Manfaatkan teknologi sebagai pengungkit efisiensi dan jangkauan pasar yang lebih luas.
-
Pikirkan & Rancang: Di fase ini, optimalkan berbagai alat AI (Artificial Intelligence). AI sangat membantu untuk berpikir kritis, riset pasar, hingga menyusun kerangka bisnis plan yang sangat terukur dan presisi.
-
Kerjakan: Jangan menunggu sempurna. Segera eksekusi rencana yang sudah dirancang dengan langkah nyata.
-
Inovasi: Teruslah beradaptasi. Inovasi adalah nyawa agar bisnis tetap relevan di tengah persaingan yang dinamis.
-
Team Work: Kekuatan bisnis ada pada manusia di dalamnya. Bangun tim yang solid, harmonis, dan memiliki frekuensi visi yang sama.
-
Evaluasi: Tinjau hasil kerja secara berkala. Temukan titik lemah melalui data dan fakta di lapangan secara jujur.
-
Perbaikan: Respon hasil evaluasi dengan tindakan nyata. Lakukan perbaikan segera pada bagian yang belum maksimal.
-
Kerjakan: Kembali ke tahap eksekusi dengan standar yang lebih tinggi. Ulangi siklus ini sebagai budaya kerja.
“Masa depan Bali bergantung pada kreativitas anak mudanya. Namun, ide sehebat apa pun tidak akan mengubah keadaan jika tidak dimulai. Memulai usaha itu dikerjakan bertahap, jangan berhenti di tahap rencana. Gunakan AI untuk mempertajam rancangan bisnis, tapi tetap andalkan Team Work untuk menjalankannya. Ingat rumusnya: Kerjakan – Evaluasi – Perbaikan – Kerjakan,” tegas Agung Gempa.
Pesan untuk Wirausaha Muda
Sebagai sosok yang kini aktif menjabat sebagai Ketua Bidang TI – Kominfos DEKOPINWIL Bali, Agung berpesan agar anak muda tidak “alergi” terhadap evaluasi. “Evaluasi bukan tanda kegagalan, tapi kompas menuju perbaikan. Di dunia digital, yang menang adalah mereka yang paling cepat belajar dan paling gigih memperbaiki diri dalam setiap tahapannya,” pungkasnya.

I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Gempa) adalah praktisi IT dan mentor digital sejak 1996 yang berfokus pada pembangunan potensi Bali. Beliau memiliki rekam jejak luas dalam implementasi e-government, ekonomi kreatif, serta telah mendampingi ribuan UMKM dalam digitalisasi pemasaran dan manajemen usaha. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur PT SIMAS Bali (IT Konsultan & Development) dan Ketua Bidang TIK DEKOPINWIL Bali periode 2025-2030.
Profil Penulis: https://nangunsatkerthilokabali.com/profile/ KMP BBS: https://dekopinbali.online/kmpbbs/
