Komisi IV DPRD Bali Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bahas Pengembangan Teaching Factory dan Penguatan Sarana Pendidikan

DENPASARKomisi IV DPRD Provinsi Bali yang dipimpin oleh I Nyoman Suwirta menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali guna membahas strategi pengembangan Teaching Factory (TeFa) serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan, pada Senin, 23 Februari 2026.

Rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Bali, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri.

Dalam pembahasan tersebut, Teaching Factory (TeFa) pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipaparkan sebagai model pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang mengintegrasikan kurikulum sekolah dengan standar industri nyata. Melalui konsep ini, sekolah menghadirkan suasana kerja yang sesungguhnya di lingkungan pendidikan.

Dengan penerapan TeFa, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi barang atau jasa yang memiliki nilai jual. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membentuk etos kerja, kedisiplinan, serta jiwa kewirausahaan peserta didik.

Selain itu, Komisi IV DPRD Provinsi Bali juga menekankan pentingnya penguatan sarana dan prasarana pendidikan sebagai faktor pendukung utama dalam optimalisasi implementasi Teaching Factory di SMK.

Melalui sinergi antara DPRD dan perangkat daerah terkait, diharapkan pengembangan pendidikan vokasi di Bali dapat berjalan lebih optimal dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. (AdminNSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai