KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Perhubungan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik di sektor transportasi pendidikan. Hal ini ditegaskan dengan langkah Bupati Klungkung, I Made Satria, yang secara resmi meluncurkan (launching) perluasan operasional layanan Angkutan Siswa Gratis (Angsis) hingga ke wilayah Kecamatan Dawan. Acara peresmian angkutan bertajuk “Klungkung Mahottama” ini dipusatkan di Terminal Galiran Klungkung pada Kamis (15/1).
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana. Hadir pula para operator dan pramudi yang akan bertugas melayani rute-rute baru tersebut. Program angkutan siswa gratis ini sejatinya telah menjadi program unggulan di Kabupaten Klungkung sejak tahun 2017, namun sebelumnya baru mencakup wilayah siswa SMP di Kecamatan Klungkung. Memasuki tahun 2026, cakupan operasional layanan kini resmi diperluas untuk menjangkau kebutuhan siswa di Kecamatan Dawan.
Dalam sambutannya usai prosesi launching, Bupati Satria menyampaikan bahwa perluasan layanan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi dan peran angkutan umum perdesaan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di jalan raya. Bupati menekankan bahwa keberadaan Angkutan Siswa Gratis sangat bermanfaat dalam meningkatkan kinerja angkutan umum perdesaan sekaligus menjadi solusi transportasi yang efisien dan handal bagi anak-anak dalam mengakses pendidikan di tingkat SMP.
Lebih lanjut, Bupati Satria menjelaskan bahwa ketiadaan sistem transportasi yang handal dapat berdampak negatif pada pendidikan, di mana siswa yang menempuh perjalanan jauh dengan transportasi tidak aman berisiko mengalami keterlambatan, kelelahan, bahkan kecelakaan. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat dan siswa untuk memanfaatkan fasilitas angkutan gratis ini dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan keamanan siswa serta mendukung kualitas kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Klungkung.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana, memaparkan secara rinci bahwa layanan di Kecamatan Dawan ini akan menyasar tiga sekolah yakni SMPN 1 Dawan dengan 633 siswa, SMPN 2 Dawan sebanyak 604 siswa, serta SMPN 3 Dawan sebanyak 299 siswa. Dengan total 1.536 siswa yang terlayani, Dinas Perhubungan telah menyiapkan sebanyak 50 armada dengan dukungan anggaran mencapai Rp2.289.452.970.
Untuk memastikan keterjangkauan layanan, Dishub Klungkung telah menetapkan sembilan trayek utama yang melintasi berbagai titik strategis di Kecamatan Dawan. Trayek tersebut meliputi jalur T-DW1 hingga T-DW9 yang menghubungkan desa-desa seperti Desa Pancingan, Kusamba, Besan, Dawan Kaler, Punduk Dawa, Sulang, Mincidan, Gunaksa, hingga Pesinggahan menuju masing-masing sekolah tujuan. Melalui pembagian rute yang merata ini, diharapkan seluruh siswa di Kecamatan Dawan dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman setiap harinya.
