Wujudkan Nusa Penida “Green Island”, Gubernur Koster Terima Audiensi Bupati Klungkung I Made Satria

DENPASAR – Selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam bidang energi, Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bupati Klungkung, I Made Satria, di Rumah Jabatan Gubernur Jaya Sabha, Rabu (14/1). Pertemuan ini membahas rencana strategis untuk mentransformasi Kepulauan Nusa Penida menjadi “Green Island”.

Rencana besar ini merupakan langkah awal untuk menciptakan pariwisata Nusa Penida yang berkualitas di masa depan melalui pembangunan “Green Energy” yang melibatkan kolaborasi dengan pihak swasta.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menekankan bahwa Nusa Penida adalah wilayah yang sangat unik dan berbeda dari daerah lainnya. Selain memiliki kearifan lokal yang kuat, Nusa Penida dikenal sebagai pulau yang sakral dan religius.

“Nusa Penida dikaruniai keindahan alam dan eksotisme panorama bawah laut yang tiada tara. Ini adalah karunia Tuhan yang harus kita jaga. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menentukan kebijakan pembangunan. Menjaga keorisinilan dan kelestarian alam adalah syarat mutlak untuk mempertahankan jati diri kearifan lokal Nusa Penida,” tegas Gubernur Koster.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam mewujudkan konsep pembangunan hijau ini. Pembangunan energi bersih di Nusa Penida akan dimulai dengan pengembangan infrastruktur yang relevan, antara lain: PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) + Sistem Baterai. PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin). PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air).

Langkah ini dipandang sangat relevan untuk mendukung konsep pembangunan hijau. Setelah infrastruktur energi siap, tahap selanjutnya adalah melakukan transisi besar-besaran dari penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan berbasis energi listrik di seluruh wilayah kepulauan Nusa Penida.

Dengan keterlibatan pihak swasta, akselerasi menuju “Green Island” diharapkan dapat berjalan maksimal tanpa menghilangkan sisi religius dan keaslian alam pulau tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung dalam menjaga ekosistem alam demi pariwisata yang berkelanjutan.

Semoga niat baik untuk menjaga kesucian alam Nusa Penida ini mendapat berkat dari Ida Sanghyang Widhi Wasa dan diberikan kelancaran dalam pelaksanaannya.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai