DENPASAR, NangunSatkerthi – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali mengambil langkah strategis guna memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga di penghujung tahun 2025. Bertempat di Ruang Sidang Jnana Kerti, Senin (29/12/2025), Kepala Disdikpora Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., memimpin langsung Rapat Evaluasi Akhir Tahun Pengawas dan Pelaporan Hasil Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Disdikpora, jajaran Kepala Bidang, Staf Ahli Gubernur Bali, serta seluruh Pengawas Sekolah SMA/SMK se-Provinsi Bali.
Penguatan MKPS dan Fungsi Pengawasan Salah satu poin utama rapat ini adalah pembentukan Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) yang diproyeksikan memiliki peran vital sebagai pengawas bagi kepala sekolah berprestasi. Kedepannya, MKPS akan mengadakan pertemuan rutin setiap bulan untuk melaporkan dinamika di lapangan secara real-time. Langkah ini diambil agar seluruh tenaga pengawas selalu siap ditempatkan dan merespons kebutuhan satuan pendidikan di seluruh pelosok Bali.
Membedah Tantangan Pendidikan di Lapangan Kadisdikpora bersama jajaran juga membedah fenomena krusial yang terjadi di sekolah-sekolah, di antaranya: Kekurangan SDM: Minimnya jumlah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Pemerataan Siswa: Masalah ketidakmerataan jumlah siswa, terutama pada sekolah-sekolah di daerah terpencil. Sarana Prasarana: Kebutuhan mendesak akan perbaikan gedung sekolah serta pembaruan alat pembelajaran. Tren Karier Siswa: Tingginya minat lulusan SMA/SMK untuk langsung bekerja ke luar negeri atau melanjutkan ke LPK dibandingkan menempuh jalur Perguruan Tinggi.
Visi Bali 100 Tahun Kedepan Menariknya, rapat ini juga mengaitkan sektor pendidikan dengan visi besar Pembangunan Bali 100 Tahun Kedepan. Disdikpora menekankan bahwa kurikulum dan kebijakan pendidikan harus sejalan dengan program pelestarian alam Bali guna mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli pada kesucian lingkungan pulau dewata.
“Peran pengawas sangat besar bagi Disdikpora. Mereka adalah jembatan untuk menyampaikan fakta dan permasalahan di sekolah. Kita harus senantiasa berbenah agar sekolah negeri dan swasta dapat berkolaborasi, bukan berkompetisi, demi memajukan pendidikan di Bali,” tegas Ida Bagus Gde Wesnawa Punia.
