Tanamkan Karakter dan Cinta Budaya Sejak Dini, Bupati Satria Buka Parade Ogoh-Ogoh PAUD se-Klungkung

KLUNGKUNG – Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti Parade Ogoh-Ogoh jenjang PAUD se-Kabupaten Klungkung, Sabtu (7/3). Kegiatan yang digelar di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe ini dibuka langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948.

Mengusung tema “Ogoh-Ogoh Ceria Menuju Harmoni, Peduli Sesama dan Alam Semesta”, anak-anak dari berbagai Taman Kanak-Kanak di Klungkung tampak bersemangat mengarak ogoh-ogoh berukuran mini di hadapan ratusan penonton yang memadati area monumen.

Bupati I Made Satria dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan Klungkung, para pendidik PAUD, serta orang tua siswa yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menurutnya, parade ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukasi krusial untuk memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi penerus bangsa sejak usia sedini mungkin.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada nilai gotong-royong, kreativitas, serta kebersamaan. Ini sangat sejalan dengan upaya kita membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan cinta terhadap tradisi leluhur,” ujar Bupati Satria.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal harus dilakukan secara berkelanjutan. Semangat kebersamaan antara guru dan orang tua dalam mendampingi anak-anak membuat ogoh-ogoh membuktikan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif. Beliau berharap rasa bangga terhadap warisan budaya Bali dapat tumbuh subur dalam sanubari anak-anak Klungkung.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gede Surya Putra, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Ketut Sujana. Parade ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian tradisi di Kabupaten Klungkung terus dijaga melalui regenerasi yang berkelanjutan.

(admin-NSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai