Kerja Cepat dan Terukur, Gubernur Koster Sinergikan 9 Kabupaten/Kota di Bali Sukseskan Program Strategis Presiden Prabowo Melalui Koperasi Merah Putih

DENPASAR – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Bali secara resmi merilis data statistik terbaru mengenai perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Provinsi Bali, Jumat (16/1). Data yang dihimpun secara akurat oleh Agung Gempa (Komunikasi & Digital Dekopin Bali) ini menunjukkan lompatan besar dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui kerja cepat dan terukur yang diinstruksikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Langkah masif ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam menyelaraskan visi daerah dengan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah menjadikan koperasi sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan dan distribusi ekonomi hingga ke pelosok desa di seluruh Bali.

Capaian Melampaui Target

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 716 Desa dan Kelurahan yang ada di Bali, saat ini telah terbentuk sebanyak 718 unit Koperasi Merah Putih berbadan hukum. Angka ini mencerminkan bahwa setiap wilayah di Bali kini telah memiliki wadah ekonomi yang sah secara hukum untuk menggerakkan potensi lokal.

Secara rinci, total tersebut terdiri dari 638 Koperasi Desa dan 80 Koperasi Kelurahan yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota sebagai berikut:

  • Kabupaten Buleleng: 148 Unit (19 Kelurahan / 129 Desa)

  • Kabupaten Tabanan: 133 Unit (Seluruhnya berbasis Desa)

  • Kabupaten Karangasem: 78 Unit (3 Kelurahan / 75 Desa)

  • Kabupaten Bangli: 72 Unit (4 Kelurahan / 68 Desa)

  • Kabupaten Gianyar: 70 Unit (6 Kelurahan / 64 Desa)

  • Kabupaten Badung: 64 Unit (16 Kelurahan / 48 Desa)

  • Kabupaten Klungkung: 59 Unit (6 Kelurahan / 53 Desa)

  • Kabupaten Jembrana: 51 Unit (10 Kelurahan / 41 Desa)

  • Kota Denpasar: 43 Unit (16 Kelurahan / 27 Desa)

Sinergi Pusat dan Daerah

Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi intensif antara Pemerintah Provinsi dengan seluruh Bupati dan Wali Kota di Bali. “Kita bekerja cepat dan terukur. Koperasi Merah Putih ini adalah kunci untuk menyukseskan program strategis Bapak Presiden Prabowo. Kita ingin memastikan ekonomi Bali mandiri dan masyarakat desa berdaya,” tegasnya.

Optimisme Ekonomi Kerakyatan

Dekopin Bali melalui tim Komunikasi & Digital menegaskan bahwa kepemilikan badan hukum bagi 718 unit koperasi ini adalah fondasi krusial. Dengan status legalitas yang jelas, koperasi-koperasi ini kini siap mengakses berbagai instrumen permodalan dan menjalankan fungsi logistik nasional, selaras dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

Bali kini tercatat sebagai salah satu provinsi dengan kesiapan infrastruktur koperasi terbaik dalam menyongsong arah baru kebijakan ekonomi nasional yang berpihak pada rakyat kecil.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai