NUSA PENIDA – Bupati Klungkung, I Made Satria, menegaskan pentingnya memperkuat sikap toleransi guna menciptakan situasi wilayah yang tertib dan aman menjelang hari besar keagamaan. Hal tersebut disampaikan saat beliau memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Ketentraman serta Ketertiban Masyarakat di ruang rapat Kantor Camat Nusa Penida, Rabu (4/3).
Rapat koordinasi ini digelar secara khusus untuk menyambut perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri Tahun 1447 Hijriah yang waktunya berdekatan. Fokus utama rakor adalah meningkatkan sinergitas antara TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat dalam memastikan kesiapan pengamanan di seluruh titik strategis.
Bupati I Made Satria dalam arahannya menekankan bahwa Kabupaten Klungkung merupakan rumah besar bagi seluruh keberagaman. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan nilai kearifan lokal dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, baik yang akan melaksanakan Catur Brata Panyepian maupun saudara-saudara beragama Muslim yang bersiap menyambut Idul Fitri, untuk mengedepankan rasa saling menghormati. Mari kita jaga stabilitas daerah ini dengan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah,” ujar Bupati Satria.
Selain imbauan moral, rakor ini juga mengoordinasikan kesiapan teknis masing-masing instansi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lapangan. Pengawasan ketat akan dilakukan terutama di jalur-jalur mobilitas masyarakat dan kawasan wisata guna memastikan seluruh rangkaian prosesi keagamaan dapat berjalan dengan khidmat tanpa gangguan keamanan.
Bupati berharap, dengan koordinasi yang matang sejak dini, Klungkung tetap menjadi daerah yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan rasa aman dan nyaman.
(admin-NSKLB)
