Hadiri Pentas Seni BINTANG PAUD, Wabup Tjok Surya Tekankan Pentingnya Kebahagiaan Guru dalam Mencetak Generasi Hebat

KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung menghadiri kegiatan Pentas Seni Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD se-Kabupaten Klungkung yang berlangsung meriah di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya pada Kamis (15/1). Acara yang mengusung tema “BINTANG PAUD” (Bersama Inovasi dan Talenta Guru Pendidikan Anak Usia Dini) ini diselenggarakan oleh gabungan organisasi IGTKI dan HIMPAUDI Kabupaten Klungkung sebagai bentuk perayaan Tahun Baru 2026 sekaligus apresiasi bagi para pejuang pendidikan anak usia dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, Ketut Sujana, Ketua PGRI Kabupaten Klungkung, serta para Camat se-Kabupaten Klungkung. Pentas seni ini menjadi panggung bagi para pendidik untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak di usia emas mereka.

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakannya, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidik PAUD yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini secara swadaya. Ia menekankan bahwa meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, semangat para guru PAUD di Klungkung terbukti tetap membara dalam menorehkan prestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa meskipun Klungkung secara geografis kecil, namun prestasi yang dihasilkan tidak boleh kalah dengan daerah lainnya.

Lebih lanjut, Wabup Tjok Surya menggarisbawahi bahwa seorang pendidik PAUD wajib memiliki suasana hati yang bahagia dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, kebahagiaan seorang guru adalah kunci utama untuk menularkan energi positif kepada anak didik, sehingga tercipta proses pembelajaran yang ceria dan penuh cinta. Guru yang bahagia dipercaya akan lebih efektif dalam mencetak anak-anak yang hebat, tangguh, dan berkarakter di masa depan.

Selain aspek kebahagiaan, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan mengoptimalkan pendidikan berbasis budaya. Langkah ini dianggap sangat krusial dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, mengingat masyarakat Bali memiliki akar nilai adat dan budaya yang sangat kuat yang harus diwariskan kepada generasi penerus. Melalui kolaborasi antara kreativitas guru dan penguatan nilai budaya, Klungkung optimis dapat melahirkan generasi emas yang unggul dan beretika.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai