Digitalisasi Pariwisata, Pemkab Klungkung Gandeng PT Easybook Terapkan E-Ticketing dan E-Payment

KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi memulai era baru pengelolaan pariwisata berbasis digital. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan Direktur PT Easybook Teknologi Indonesia, Azman Bin Mansor, terkait pemungutan retribusi berbasis E-Ticketing dan E-Payment System.

Prosesi penandatanganan berlangsung di Dians Garden, Klungkung, pada Sabtu (17/1). Kerja sama ini difokuskan pada digitalisasi pemungutan retribusi di berbagai objek pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, hingga sarana olahraga di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung.

Bupati Klungkung, I Made Satria, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan realisasi dari rencana panjang pemerintah daerah sejak tahun 2019. Digitalisasi sistem pembayaran dinilai sebagai solusi konkret untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan daerah.

“Inilah yang kita harapkan. Sejak tahun 2019 kita merencanakan digitalisasi retribusi, namun baru saat ini bisa diwujudkan. Ini menjadi harapan baru untuk mengantisipasi kebocoran, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung bisa optimal,” ujar Bupati Satria.

Bupati yang didampingi oleh Plt. Kadis Pariwisata I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dan Asisten Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan I Gusti Ketut Suardika, menambahkan bahwa sistem ini akan memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus memperkuat citra Klungkung sebagai destinasi yang modern.

Selain untuk meningkatkan PAD, kerja sama dengan PT Easybook Teknologi Indonesia bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan sistem elektronik, pemantauan arus kunjungan wisatawan dapat dilakukan secara real-time, yang nantinya berguna sebagai basis pengambilan kebijakan pariwisata ke depan.

“Semoga kerja sama ini benar-benar bermanfaat bagi Klungkung, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat untuk pembangunan daerah yang lebih baik bisa segera terwujud,” pungkasnya.

Penerapan E-Ticketing dan E-Payment ini memungkinkan wisatawan melakukan pembayaran secara nontunai (cashless), yang tidak hanya mempercepat proses transaksi di pintu masuk objek wisata, tetapi juga meminimalisir kontak fisik dan kesalahan manusia dalam pelaporan keuangan.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai