KLUNGKUNG — Pemerintah Kabupaten Klungkung mendukung rencana pengembangan sarana dan prasarana transportasi laut di Nusa Penida, khususnya Pelabuhan Banjar Nyuh. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan pelabuhan.
Dukungan itu disampaikan Bupati Klungkung I Made Satria saat menerima audiensi jajaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Nusa Penida bersama tim konsultan PT Delta Maratama Globalindo di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (21/10).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi lintas sektor terkait rencana pengembangan Pelabuhan Nusa Penida atau Banjar Nyuh. Pembahasan mencakup penataan akses jalan menuju Bias Muntig, pengelolaan area parkir, hingga perizinan transportasi wisata.
Turut hadir Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria mengapresiasi sinergi antarinstansi dalam merencanakan peningkatan infrastruktur publik di kawasan pariwisata Nusa Penida. Menurutnya, pengembangan pelabuhan harus disertai penataan kawasan pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat maupun wisatawan.
Bupati menegaskan, perencanaan pengembangan tidak cukup hanya berfokus pada fasilitas pelabuhan, tetapi juga harus memperhatikan kondisi akses jalan, kapasitas parkir, serta penataan kawasan di sekitarnya.
“Saya sangat mendukung pengembangan Pelabuhan Banjar Nyuh. Namun, penataan ini harus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh. Saya berharap dalam perencanaan dan penataannya, fasilitas parkir, tanggul pantai, serta ruas jalan utama dapat diperlebar. Hal ini sangat penting untuk kelancaran mobilitas kendaraan, meningkatkan kapasitas jalan, dan secara efektif mengurai kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di kawasan pelabuhan,” ujar Bupati Satria.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah, UPP Kelas II Nusa Penida, dan pihak konsultan dapat menghasilkan perencanaan yang memperhatikan kebutuhan transportasi serta kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, pengembangan Pelabuhan Banjar Nyuh tidak hanya meningkatkan kapasitas pelayanan transportasi laut, tetapi juga mendukung kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.
Penataan infrastruktur di kawasan Banjar Nyuh menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di Nusa Penida. Melalui perencanaan yang terintegrasi, pengembangan kawasan pelabuhan diharapkan mampu menunjang aktivitas pariwisata sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Klungkung.(gpl-NSKLB)
Salam Mahottama.
