SEMARAPURA – Pemerintah Kabupaten Klungkung secara resmi merilis ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025 yang mencatatkan berbagai tren positif dalam capaian kinerja pembangunan. Laporan ini menjadi potret nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan visi Klungkung Mahottama, yakni mewujudkan masyarakat yang Maju, Harmonis, Tentram, dan Makmur melalui berbagai program strategis yang terukur.
Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol terlihat pada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini menyentuh angka 75,85 atau mengalami peningkatan sebesar 0,98 poin dibandingkan periode sebelumnya. Lompatan angka IPM ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, serta standar hidup layak bagi masyarakat di Bumi Serombotan.

Sejalan dengan peningkatan kualitas SDM, kondisi ekonomi makro Klungkung juga menunjukkan resiliensi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat sebesar 5,67 persen, sebuah angka yang cukup kompetitif di tengah dinamika ekonomi regional. Keberhasilan pertumbuhan ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan sosial, di mana tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,48 persen dan angka pengangguran menurun hingga 4,64 persen atau kini menyisakan 1.501 orang. Sementara itu, Gini Ratio yang tercatat di angka 0,28 menunjukkan bahwa ketimpangan pengeluaran penduduk di Klungkung tergolong rendah dan distribusi pendapatan masyarakat semakin merata.
Dari sisi pengelolaan fiskal, realisasi APBD Kabupaten Klungkung Tahun 2025 mencatat pendapatan daerah sebesar Rp1,409 triliun atau mencapai 91,27 persen dari target yang ditetapkan. Adapun untuk belanja daerah terealisasi sebesar Rp1,451 triliun atau sekitar 89,85 persen, sehingga memunculkan defisit terkendali sebesar Rp42,68 miliar. Pengelolaan anggaran yang disiplin ini difokuskan sepenuhnya untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat, mulai dari sektor infrastruktur, permukiman, kesehatan, hingga penguatan ketentraman dan ketertiban umum.
Pembangunan di Klungkung juga diperkuat dengan integrasi inovasi daerah yang selaras dengan prioritas nasional. Pemerintah daerah terus melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik, penguatan sektor UMKM, serta optimalisasi pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Selain itu, aspek lingkungan hidup dan ketahanan pangan tetap menjadi perhatian utama guna memastikan pembangunan berjalan selaras dengan semangat pelestarian alam Bali.
Pemerintah Kabupaten Klungkung menyatakan optimisme tinggi bahwa tren positif yang diraih sepanjang tahun 2025 ini akan terus ditingkatkan pada periode mendatang. Fokus ke depan adalah memastikan seluruh capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Klungkung yang berkelanjutan di seluruh wilayah, termasuk percepatan pembangunan di area kepulauan Nusa Penida.
