Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Bali Perkuat Akses Lewat Pembangunan Kampus Permanen di Karangasem

JAKARTA – Pemerintah secara resmi mengoperasikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh penjuru Indonesia guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan. Peresmian nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (12/1), dan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia melalui koneksi virtual.

Program strategis ini kini telah menjangkau 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, melayani hampir 16.000 siswa dengan dukungan dari dua ribu guru serta ribuan tenaga kependidikan.

Komitmen Bali: Sekolah Rakyat Permanen di Karangasem Sejalan dengan visi pusat, Provinsi Bali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ini. Sebagai langkah nyata, Gubernur Bali Wayan Koster telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Karangasem pada 23 Desember 2025 lalu.

Pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 5,6 hektare ini dirancang khusus untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga miskin di wilayah Bali Timur. Dengan sistem asrama penuh (boarding school), sekolah ini diharapkan menjadi solusi permanen dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas di Pulau Dewata.

Digitalisasi dan Konektivitas Tanpa Batas Dalam peresmian tersebut, kehadiran Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa seluruh Sekolah Rakyat—termasuk yang sedang dikembangkan di Bali—akan dibekali infrastruktur digital yang kuat.

“Kehadiran Kemkomdigi memastikan Sekolah Rakyat tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi juga terhubung dengan layanan digital yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran,” tulis keterangan resmi pemerintah. Dukungan internet cepat disiapkan untuk menjamin pemerataan kualitas pembelajaran agar setara dengan standar nasional.

Mendorong Daya Saing Generasi Masa Depan Melalui integrasi antara bangunan fisik yang representatif dan teknologi digital, pemerintah optimis Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang memiliki daya saing tinggi. Fokus pada literasi digital dan keterampilan praktis diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan global di masa depan.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai