DENPASAR – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali bergerak cepat mengawali tahun dengan mematangkan persiapan pelaksanaan anggaran 2026 sekaligus mengevaluasi capaian fisik dan keuangan tahun 2025.
Rapat strategis yang digelar di Ruang Rapat Vidcon 1 Kantor Diskominfos Bali, Jumat (9/1), ini bertujuan untuk memastikan seluruh program kerja berjalan efektif, efisien, dan taat azas sesuai ketentuan yang berlaku.
Penguatan Koordinasi Satu Pintu Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Kominfos Bali, Ngurah Kama Wijaya, menekankan pentingnya sinergi lintas bidang. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah reformasi mekanisme pengadaan barang dan jasa.
Pejabat Pengadaan Diskominfos Bali, I Made Surya Dharma, S.E., menegaskan bahwa ke depan, seluruh proses pengadaan akan diperkuat melalui sistem satu pintu.
“Koordinasi pengadaan harus dilakukan satu pintu agar alur komunikasi lebih jelas dan meminimalkan potensi miskomunikasi. Ini penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai regulasi,” tegas Surya Dharma.
Optimalkan Laporan Fisik dan Keuangan Selain persiapan tahun anggaran 2026, rapat ini menjadi ajang evaluasi mendalam terhadap kinerja tahun 2025. Seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Eselon III, hingga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) diminta untuk meningkatkan akuntabilitas dalam pelaporan.
Langkah sinkronisasi ini diharapkan dapat meningkatkan performa organisasi dalam mendukung transformasi digital di Bali, sehingga setiap anggaran yang dikelola memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik.
