SATU TAHUN TRANSFORMASI BALI MENUJU 100 TAHUN BALI ERA BARU (2025-2026)

MENEGUHKAN FONDASI BALI ERA BARU

DENPASAR – Dalam pidato satu tahun kepemimpinannya pada Rabu (25/3/2026), Pemerintah Provinsi Bali membedah capaian hulu ke hilir yang mencakup regulasi, infrastruktur, hingga program sosial prioritas. Berikut adalah rangkuman detail dari seluruh sektor pembangunan:

1. Dasar Hukum & Penguatan Regulasi

Pemerintah telah menetapkan 48 peraturan (21 Perda dan 27 Pergub) sebagai implementasi UU No. 15 Tahun 2023 dan Haluan 100 Tahun Bali. Capaian legislasi menonjol meliputi:

  • Pungutan Wisatawan Asing (PWA): Melalui Perda No. 2/2025, kontribusi wisman dioptimalkan untuk menjaga budaya dan alam.

  • Perlindungan Lahan & Alam: Perda No. 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan dan Perda No. 7/2025 tentang Perlindungan Lingkungan Hidup 2025-2055.

  • Kesejahteraan Rohaniwan: Pergub No. 3/2025 yang memberikan jaminan sosial bagi para pelayan umat/sulinggih.

  • Moratorium Toko Modern: Instruksi Gubernur No. 6/2025 yang menghentikan sementara izin toko modern berjejaring untuk melindungi pedagang lokal.

2. Bidang Kebudayaan & Adat

Pemerintah menempatkan kebudayaan sebagai panglima pembangunan:

  • Pusat Kebudayaan Bali (PKB): Dimulainya pembangunan Zona Inti di Klungkung seluas puluhan hektar dengan anggaran Rp 995 Miliar (Target rampung akhir 2027).

  • HAKI & Sertifikasi: Pengamanan 64 Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal, termasuk 26 Ekspresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional.

  • Penguatan Desa Adat: Revitalisasi fungsi Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan di seluruh Bali.

3. Bidang Pendidikan & Kesehatan

  • Program Satu Keluarga Satu Sarjana: Telah menjaring 500 mahasiswa dari keluarga miskin (Pergub No. 51/2025).

  • Sekolah Rakyat: Mendukung program Presiden dengan membangun Sekolah Rakyat di Tulamben, Karangasem (5,7 Ha) dan di Mahatmiya, Tabanan (SMP 75 Rombel).

  • Layanan Kesehatan: Pembangunan RS Dharma Yadnya dan penguatan Layanan Kesehatan Tradisional Bali di seluruh RS Pemerintah.

  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Bali menjadi pelopor uji coba distribusi gizi bagi siswa sekolah dan ibu hamil.

4. Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

Ekonomi Bali kini tidak hanya bergantung pada pariwisata (Single Engine):

  • Sektor Pertanian: Mewajibkan sistem pertanian organik dan menyiapkan 6 BUMD Pangan untuk menjaga stabilitas harga.

  • Arak Bali: Melalui Pergub No. 1/2020, Arak Bali kini menjadi industri legal yang masuk ke Duty Free Bandara dan diekspor.

  • Koperasi Merah Putih: Pembentukan koperasi di tingkat desa (Pergub No. 30/2025) untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

5. Infrastruktur Modern & Konektivitas

  • Shortcut Singaraja-Mengwitani: Kelanjutan titik 9 & 10 dengan anggaran APBN Rp 775 Miliar.

  • Turyapada Tower: Menara setinggi 115 meter di Buleleng yang akan menghilangkan blank spot siaran TV digital di Bali Utara dan menjadi destinasi wisata baru (Operasi Januari 2027).

  • Fasilitas Publik: Pembangunan Gedung Parkir Pura Ulun Danu Batur (Rp 250 M), Underpass Jimbaran (Rp 350 M), dan Jembatan Nusa Ceningan-Lembongan (Rp 112 M).

6. Lingkungan, Energi & Digitalisasi

  • Penutupan TPA Suwung: Komitmen tutup total per 1 Agustus 2026 dan beralih ke teknologi PSEL (Sampah jadi Listrik).

  • Bali Mandiri Energi: Pembangunan PLTG 1.550 MW dan percepatan PLTS Atap di gedung-gedung pemerintah.

  • Kendaraan Listrik: Bali kini menempati peringkat ke-2 Nasional dalam adopsi KBLBB, didukung bantuan 11 unit Bus Listrik dari Hyundai Korea.

  • Keamanan Terpadu: Penguatan Sipandu Beradat dan Bankom untuk menjaga kondusivitas wilayah.

7. Prestasi & Penghargaan

Selama setahun, Bali meraih 16 Penghargaan Utama, termasuk:

  • Peringkat I Penghargaan Pembangunan Daerah (Bappenas).

  • Indeks SPBE (Digital Government) Terbaik.

  • Sutami Award 2025 (Peringkat II Penyelenggaraan Jalan).

  • The Best Region Head in Economic Recovery (The Asian Post).

Laporan ini menegaskan bahwa kepemimpinan satu tahun terakhir telah berhasil mengintegrasikan nilai Niskala (Budaya) dan Sakala (Infrastruktur Modern). Fokus 2026 adalah penyelesaian proyek strategis dan penguatan ekonomi berbasis desa adat melalui digitalisasi.

Redaksi: www.nangunsatkerthilokabali.com

DETAIL, SILAKAN DI UNDUH

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai