Peringatan Satu Abad Gelung Kori Banjar Sangging, Bupati Satria Dorong Terbentuknya Festival Desa Kamasan

KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra dan Ketua TP-PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria, menghadiri peringatan bersejarah Satu Abad Gelung Kori Banjar Sangging, Desa Kamasan, Minggu (8/3). Acara ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Sekaa Teruna (ST) Adi Manggala sekaligus perayaan HUT ke-46 organisasi pemuda tersebut.

Mengusung tema “SATABDA GAMBHIRYA DVARA PRASADA – Tampak Jejak Satu Abad Keagungan Kori”, puncak peringatan ditandai dengan prosesi simbolis pelepasan busur panah oleh Bupati Satria ke arah Gelung Kori (Candi Kurung) yang berdiri megah di depan Balai Banjar Adat Sangging. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan terhadap warisan arsitektur dan sejarah yang telah terjaga selama seratus tahun.

Dalam arahannya, Bupati I Made Satria memberikan apresiasi tinggi atas kekayaan intelektual dan seni yang dimiliki Desa Kamasan. Sebagai desa yang telah mendunia melalui seni lukis wayang tradisional dan kerajinan kriya, Bupati mendorong agar Desa Kamasan memiliki agenda tahunan yang lebih besar dan terstruktur.

“Desa Kamasan memiliki potensi luar biasa. Ke depan, saya berharap desa ini memiliki festival tersendiri, yaitu Festival Desa Kamasan. Event ini nantinya menjadi panggung utama untuk menampilkan kekayaan seni, budaya, dan produk ekonomi kreatif masyarakat setempat sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” ujar Bupati Satria.

Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dalam setiap kegiatan budaya agar tetap menarik bagi wisatawan namun tetap menjaga akar tradisi. Selain itu, beliau memberikan selamat kepada pengurus ST. Adi Manggala yang baru dilantik, seraya berharap generasi muda Kamasan terus menjadi garda terdepan dalam pelestarian seni tradisional.

Peringatan satu abad ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Berbagai perlombaan digelar, mulai dari lomba gebogan yang dirangkaikan dengan mepeed aya, lomba mewarnai pemedal, fashion show, lomba membuat pejati, hingga lomba baleganjur. Selain lomba seni, kegiatan juga diisi dengan pameran ekonomi kreatif, kuliner lokal, dan jalan santai yang diikuti antusias oleh warga setempat.

Hadirnya jajaran pimpinan daerah dalam acara ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendukung desa wisata dan penguatan komunitas adat sebagai fondasi pembangunan pariwisata berkelanjutan.

(admin-NSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai