Sinergi Tanpa Batas, Pemprov Bali Awali 2026 dengan Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Lintas OPD

DENPASAR, NangunSatkerthi – Pemerintah Provinsi Bali mengawali tahun baru 2026 dengan langkah strategis untuk memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah. Melalui kegiatan Coffee Morning sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkumpul untuk menyatukan visi di Kantor BPBD Provinsi Bali, Jumat (2/1/2026).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum peningkatan responsivitas pemerintah daerah terhadap potensi ancaman bencana.

Kolaborasi Adalah Kunci Dalam arahannya, Sekda Dewa Made Indra menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran pimpinan perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa urusan bencana bukan hanya domain BPBD, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh OPD.

“Peran aktif dan kolaborasi lintas sektor adalah harga mati dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanganan darurat. Seluruh OPD harus sigap dan terkoordinasi agar pelayanan kepada masyarakat saat terjadi situasi darurat tetap berjalan optimal,” tegas Dewa Made Indra.

Asesmen Lapangan untuk Keputusan Tepat Selaku tuan rumah, Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Gede Teja, S.T., M.Si., menambahkan bahwa keterlibatan aktif OPD dalam setiap fase penanganan bencana sangat krusial. Ia menyoroti pentingnya keterlibatan tim teknis dari berbagai dinas saat melakukan asesmen lapangan di lokasi bencana.

“Kesiapsiagaan seluruh OPD, terutama dalam melakukan asesmen langsung di lapangan, menjadi kunci utama bagi pimpinan untuk mengambil keputusan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Dengan data lapangan yang akurat dari berbagai sudut pandang keahlian, penanganan bencana di Bali akan jauh lebih efektif,” ungkap I Gede Teja.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persahabatan antarinstansi guna membangun Bali yang lebih tangguh, berdaulat, dan siap menghadapi tantangan iklim di masa depan.

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai