Denpasar, Di hari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-53 pada 10 Januari 2026, semangat persatuan lintas generasi menjadi pesan utama bagi masa depan Pulau Dewata. Hal ini ditegaskan oleh I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab disapa Agung Gempa. Tokoh dari Puri Andul—puri tertua di Jembrana—tersebut menyampaikan pandangannya di Denpasar pada 9 Januari 2026. Beliau menekankan bahwa kemajuan Bali saat ini adalah buah dari keberanian kepemimpinan yang mampu memadukan modernitas dengan akar tradisi yang kuat.
Dalam refleksinya, Agung Gempa memberikan apresiasi yang mendalam terhadap dedikasi Bapak Wayan Koster, yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali. Menurutnya, perhatian serius Bapak Wayan Koster dalam membangun Bali sangat komprehensif dan berkelanjutan, mulai dari masa kepemimpinan berpasangan dengan Cok Ace, hingga kini dilanjutkan bersama Nyoman Giri Prasta. Sinergi kepemimpinan ini mencakup pembangunan fisik yang masif sekaligus penguatan jiwa, adat, dan budaya Bali.
“Kita melihat transformasi luar biasa secara nyata. Penataan Kawasan Suci Pura Agung Besakih yang kini jauh lebih rapi, indah, dan bermartabat adalah bukti nyata kepedulian beliau dalam memuliakan tempat suci umat. Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan segitiga emas (Sanur, Sampalan, dan Bias Munjul) telah meningkatkan konektivitas kita secara signifikan. Begitu juga dengan pembangunan jalan-jalan baru dan shortcut yang secara efektif mengurai titik kemacetan di berbagai wilayah Bali. Ditambah dengan Tower Turyapada dan Pusat Kebudayaan Bali, semua ini adalah capaian monumental yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” ungkapnya.
Namun, beliau menekankan bahwa yang jauh lebih krusial adalah kebijakan non-fisiknya: penguatan Desa Adat, pelindungan Aksara Bali, hingga perjuangan lahirnya UU Provinsi Bali. Inilah pondasi nyata agar Bali tetap ajeg melalui visi Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025-2125), yang menjadi kompas bagi generasi muda dalam membangun daerah tanpa kehilangan jati diri.
Sebagai bagian dari komitmennya sebagai seorang ahli IT-Digital, entrepreneur, dan penggerak koperasi, Agung Gempa juga mengajak generasi muda untuk bijaksana dalam menggunakan media online demi membangun persahabatan dan persatuan bangsa.
“Sebagai pelaku ekonomi dan praktisi digital, saya melihat media sosial adalah alat perjuangan kita saat ini. Saya mengajak generasi muda untuk menggunakan teknologi guna memperkuat koperasi, memajukan kewirausahaan, dan menyebarkan narasi positif. Persahabatan harus tetap dijaga di ruang digital agar pembangunan daerah berjalan damai. Dengan bijak bermedia, kita generasi muda turut berkontribusi membangun Bali dan Indonesia yang lebih harmonis,” tambahnya.
Selamat Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan ke-53. Dengan semangat “Satyam Eva Jayate”, mari kita terus melangkah bersama untuk kejayaan Bali dan Indonesia. Dumogi sami rahayu. (NSKLB) #PDIPerjuangan #SatyamEvaJayate
