JEMBRANA – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna kembali mendapat dukungan positif dari tokoh masyarakat. Ketua Umum Puri Andul Jembrana, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab disapa Agung Gempa, menyatakan dukungan penuhnya atas program pengadaan kendaraan operasional bagi setiap Desa Adat di seluruh Kabupaten Jembrana.
Program ini dinilai sebagai terobosan “keren” dan sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat adat dalam menjalankan kewajiban tradisi dan keagamaan.
Maksud dan Tujuan Bantuan Kendaraan Bantuan kendaraan operasional ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk memperkuat kedudukan Desa Adat sebagai benteng budaya Bali. Adapun maksud dan tujuan utama dari pemberian fasilitas ini antara lain:
-
Meringankan Beban Krama: Membantu memobilisasi krama adat saat melaksanakan kegiatan Panca Yadnya, seperti pengusungan sarana upakara atau memfasilitasi kebutuhan mendesak warga adat.
-
Meningkatkan Pelayanan Adat: Menunjang kelancaran tugas-tugas operasional Prajuru Desa Adat dalam mengurus kepentingan masyarakat di wilayah masing-masing.
-
Efisiensi dan Efektivitas: Memastikan setiap desa adat memiliki kemandirian transportasi sehingga tidak lagi terkendala masalah biaya sewa atau keterbatasan akses kendaraan saat ada kegiatan adat yang bersifat mendadak atau besar.
-
Penguatan Struktur Adat: Sebagai bentuk pengakuan dan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap peran vital Desa Adat dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Apresiasi dan Harapan Agung Gempa Selaku Ketua Umum Puri Andul Jembrana, Agung Gempa memandang sinergi antara pemerintah kabupaten dan lembaga adat ini sebagai kunci kemajuan Jembrana.
“Titiang sangat mendukung penuh program keren dari Bapak Bupati Kembang Hartawan dan Bapak Wakil Bupati Ngurah Patriana. Pemberian satu kendaraan operasional untuk setiap desa adat ini adalah langkah nyata untuk meringankan beban krama, sehingga fokus masyarakat bisa lebih maksimal dalam menjalankan swadharma adat,” ujar Agung Gempa.
Ajakan Merawat Bersama Sebagai penutup, sosok yang juga bagian dari Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan ini berpesan agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat dijaga dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat.
“Bantuan ini adalah milik kita bersama yang bersumber dari rakyat untuk rakyat. Oleh karena itu, titiang mengajak seluruh krama dan pengurus desa adat yang mendapatkan bantuan ini untuk bersama-sama menjaga dan merawat kendaraan tersebut dengan baik. Jika dirawat dengan benar, maka manfaatnya akan bertahan lama untuk kepentingan bersama dalam menjalankan aktivitas adat dan budaya,” pungkas Agung Gempa.