JEMBRANA – Upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terus mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat adat. Terbaru, Ketua Umum Puri Andul Jembrana, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab disapa Agung Gempa, secara intensif mulai mensosialisasikan program strategis “Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana” kepada keluarga besar dan masyarakat luas.
Program unggulan di era Gubernur Wayan Koster ini dinilai sangat selaras dengan visi besar Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam upaya membangun manusia Bali yang unggul, berdaya saing, namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Langkah Mulia Menuju SDM Unggul Dalam keterangannya, Agung Gempa menyampaikan bahwa kebijakan ini adalah terobosan yang sangat berpihak pada rakyat kecil. Beliau mengajak seluruh keluarga besar, khususnya para Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan dan krama Bali pada umumnya, untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini.
“Titiang selaku Ketua Umum Puri Andul Jembrana memandang program ini sangat mulia. Titiang mengajak seluruh keluarga besar untuk memanfaatkan program ‘Satu KK Satu Sarjana’ ini dengan sebaik-baiknya guna mewujudkan SDM unggul di Bali,” ujar Agung Gempa.

Menurutnya, akses pendidikan tinggi merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus mencetak generasi penerus yang memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni. “Tentu semua dilakukan dengan tetap mengikuti syarat dan ketentuan berlaku yang telah ditetapkan pemerintah saat ini,” imbuhnya.
Menjaga Adat Melalui Pendidikan Lebih lanjut, Agung Gempa menekankan bahwa penguatan SDM melalui jenjang sarjana memiliki korelasi kuat dengan pelestarian budaya. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda Bali diharapkan memiliki daya nalar yang kuat untuk menjaga, membela, dan melestarikan adat tradisi serta budaya adiluhung yang diwariskan leluhur.
“Pendidikan bukan untuk membuat kita jauh dari akar budaya, melainkan untuk membekali kita agar lebih mampu menjaga taksu Bali di tengah persaingan global yang semakin ketat,” tegas tokoh muda yang juga praktisi IT ini.
Harapan Keberlanjutan Program Besarnya manfaat yang dirasakan membuat Agung Gempa berharap agar program strategis ini tidak berhenti di tengah jalan. Ia berharap kebijakan ini dapat terus berlanjut dan jangkauannya semakin meluas menyasar seluruh krama Bali yang membutuhkan.
“Harapan titiang, program ini terus berlanjut secara konsisten karena hasilnya sangat nyata dalam membangun pondasi masa depan Bali. Jika SDM kita kuat dan tetap memegang teguh jati diri sebagai orang Bali, maka budaya kita akan tetap ajeg selamanya,” pungkas Agung Gempa.
Sosialisasi yang dilakukan oleh Puri Andul ini diharapkan dapat mempercepat penyerapan program pemerintah di tingkat akar rumput, sehingga visi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Bali dapat segera terwujud.