1

Diplomasi Gubernur Koster dengan Christian Dior Angkat Martabat Produk Warisan Budaya Bali di Fashion Kelas Dunia

Denpsar, (NSKLB) – Diplomasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali, Wayan Koster dengan Christian Dior yang difasilitasi oleh Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI terkait tentang pemanfaatan produk warisan budaya Bali adi luhung, yang digunakan sebagai fashion berkelas dunia merupakan momentum bersejarah bagi Bali yang mampu mengangkat kembali martabat warisan budaya berupa Kain Endek Bali yang diproduksi oleh para penenun di Bali.

Atas kesuksesan diplomasi ini, membuat Gubernur Koster memberikan apresiasi kepada Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI. Hal itu diungkapkannya saat menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) terkait Pernyataan Kehendak antara Pemerintah Provinsi Bali Republik Indonesia dan Christian Dior Couture S.A tentang Kerja Sama Dalam Mempromosikan Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia, pada, Jumat (8/1) secara virtual yang dilakukan oleh Senior Vice President General Counsel, Marie Champey, dan disaksikan langsung oleh Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali, dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali.

Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini, lebih lanjut mengatakan model kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Christian Dior yang difasilitasi oleh Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan juga merupakan strategi promosi produk budaya lokal Bali dalam kancah dunia yang bermanfaat secara ekonomi dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali dengan tetap melestarikan warisan budaya.

“Jadi, penggunaan Kain Endek Bali oleh Christian Dior akan semakin meningkatkan motivasi dan semangat para perajin produk budaya masyarakat Bali dalam rangka meningkatkan kualitas produksinya,” kata Koster di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar.

Untuk itu, mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini sangat mengharapkan agar model kerjasama seperti ini terus dapat dikembangkan di masa yang akan datang, tidak terbatas hanya pada Kain Endek Bali, tetapi juga untuk produk berbasis budaya branding Bali lainnya yang merupakan keunggulan inovasi dan kreasi masyarakat Bali. (GS/KMB)




Gubernur Koster dan Marie Champey Tandatangani Kerja Sama Pemanfaatan Tenun Ikat Endek Bali dalam Produk Dior

Denpasar, (NSKLB) – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Senior Vice President General Counsel, Marie Champey melakukan kesepakatan kerjasama untuk mempromosikan ekspresi budaya tradisional Indonesia, khususnya pemanfaatan Tenun Ikat Endek Bali dalam produk Dior.

Kerjasama ini dilakukan secara resmi, saat Wayan Koster dan Marie Champey menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) terkait Pernyataan Kehendak antara Pemerintah Provinsi Bali Republik Indonesia dan Christian Dior Couture S.A tentang Kerja Sama Dalam Mempromosikan Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia, pada, Jumat (8/1) secara virtual yang disaksikan langsung oleh Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali, dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali.

Dalam kerja sama yang ditandatangani dalam dua rangkap di Bali dan di Paris serta masing-masing dalam bahasa Bahasa Indonesia dan Inggris itu juga menuangkan kesepakatan kerjasama untuk melakukan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah di Bali yang memproduksi Tenun Ikat Endek, dan di bidang-bidang lain yang menjadi kepentingan bersama yang disepakati Para Pihak.

Suksesnya penandatanganan kerja sama yang dilakukan Wayan Koster bersama Marie Champey adalah hasil perjuangan yang terus dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster sebagai upaya untuk melindungi dan melestarikan warisan budaya berupa Kain Endek Bali yang diproduksi oleh para penenun di Bali.

Sehingga hal ini merupakan langkah nyata dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Sebelum penandatanganan ini dilakukan, tercatat pada tanggal 25 September 2020, Christian Dior menyampaikan surat kepada Dubes RI di Paris yang berkeinginan menggunakan Kain Endek Bali untuk desain koleksi Spring/Summer 2021. Kemudian pada tanggal 29 September 2020, dilakukan peluncuran koleksi yang dilaksanakan pada peragaan busana di Paris Fashion Week

Sebagai tindak lanjut, Duta Besar RI di Paris mengirim surat kepada Gubernur Bali tanggal 28 September 2020, yang menyampaikan permohonan persetujuan penggunaan Kain Endek Bali oleh Christian Dior. Berdasarkan surat tersebut, Pemerintah Provinsi Bali mengirim surat jawaban kepada Duta Besar RI di Paris, yang pada intinya menyampaikan bahwa permohonan penggunaan Kain Endek Bali oleh Christian Dior dapat disetujui dengan memenuhi syarat-syarat, yakni yang Pertama, Wastra/Kain Endek Bali yang digunakan harus diproduksi oleh para penenun di Bali secara Hand Made menggunakan alat tradisional Cagcag atau Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Kedua, bahwa Motif Kain Endek Bali sedang dalam proses untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis bagi Masyarakat Bali. Ketiga, tidak diperkenankan menggunakan Wastra/Kain Endek Bali yang diproduksi di luar Provinsi Bali dengan menggunakan mesin tenun modern atau alat cetak lainnya.

“Mengingat kapasitas produksi penenun Kain Endek Bali sangat terbatas dan agar penenun di Bali dapat memenuhi kebutuhan pihak Rumah Mode Christian Dior Paris, maka pemesanan Kain Endek Bali agar dilakukan lebih awal,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar.

Merujuk dari permohonan tersebut, selanjutnya dilakukan beberapa kali pertemuan secara virtual yang dihadiri oleh Gubernur Bali, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar RI di Paris, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, dan pihak Christian Dior  untuk membahas permohonan Duta Besar RI di Paris dan persyaratan yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Bali terkait keinginan Pihak Christian Dior untuk menggunakan Kain Endek Bali sebagai produk busana dan menggunakan Motif Endek Bali sebagai produk sepatu dan tas.

“Pertemuan tersebut menyepakati beberapa hal, yakni Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan warisan budaya berupa Kain Endek Bali yang diproduksi oleh para penenun di Bali secara Hand Made menggunakan ATBM dan Cagcag. Oleh karenanya perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan dalam proses produksi dari hulu sampai ke hilir/pemasaran,” kata mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Koster pula menyatakan, di dalam Penggunaan Kain Endek Bali dan Motif Endek Bali oleh Pihak Christian Dior, maka beberapa persyaratan harus terpenuhi, seperti Pemerintah Provinsi Bali harus mendapatkan informasi secara akurat, transparan, dan akuntabel dalam pemenuhan Kain Endek Bali, Ukuran Kain Endek Bali yang diproduksi oleh perajin Kain Endek Bali adalah maksimal 105 cm, selanjutnya untuk Warna dan motif yang dihasilkan tidak mutlak sama (seratus persen sama, red) antara produk yang dihasilkan oleh para perajin, serta pihak Christian Dior dan pihak-pihak lainnya agar memahami dan menghargai kelebihan dan kelemahan dalam produksi Kain Endek Bali.

Sebagai penutup, Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Christian Dior yang memiliki niat baik untuk menggunakan dan mempromosikan Kain Endek Bali yang diproduksi secara tradisional oleh penenun kaum perempuan Bali. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Bapak Duta Besar Republik Indonesia di Paris, Ibu Menteri beserta Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Bapak Menteri Perdagangan beserta Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan yang telah memfasilitasi dan mendukung seluruh proses, sehingga penandatanganan Pernyataan Kehendak ini dapat terselenggara dengan baik. (AGP)




Gubernur Koster Konsisten Dukung BPD Bali sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Denpasar, (NSKLB) – Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai salah satu kekuatan sumber daya potensial lokal daerah patut didorong dan diperkuat kapasitasnya untuk mendukung pengembangan perekonomian daerahnya. Pemerintah daerah wajib hadir mendampingi keberadaan BPD, begitu halnya yang dilaksanakan di Bali.

Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat didaulat memberikan sambutan dalam acara webinar Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia bertajuk Penguatan Permodalan BPD Untuk Meningkatkan Peran BPD Dalam Membantu Percepatan Pembangunan Ekonomi Nasional Masa dan Pasca Pandemi Covid – 19, di ruang Vicon, Jayasabha, Denpasar, Rabu (23/12).

“Begitu saya dilantik, saya langsung aktif dan pro aktif berhubungan dengan BPD Bali sebagai salah satu agen pembangunan Bali. Saya sangat senang terlibat dalam kebijakan pengembangan perekonomian daerah, serta aktif memberikan masukan – masukan dalam pengembangan kapasitas BPD Bali, ” kata Gubernur Koster sembari merinci upaya – upaya yang telah dilaksanakan dalam mendukung kapasitas BPD dengan memberikan kucuran tambahan permodalan, memperkuat daya saing dengan penerapan teknologi informasi sehingga daya saing dan persepsi publik terhadap BPD semakin meningkat.

“Kami ingin membangun citra BPD Bali sebagai banknya rakyat Bali, agar terbangun spirit untuk menjadikan BPD sebagai pilihannya. BPD Bali memiliki kinerja yang bagus sekali, terutama dalam mendukung UMKM Bali. Hampir 40 persen kredit yang dikeluarkan, diperuntukkan bagi UMKM,” bebernya yang kali ini turut didampingi Direktur Utama BPD Bali Nyoman Sudharma serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Bali Cok Bagus Pemayun.

Upaya – upaya lain yang terus diupayakab dalam mendukung BPD yakni terus menggalakkan pemanfaatan layanan BPD oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di lingkungan Pemprov Bali maupun Pemkab/Pemkot se-Bali.

“Saat ini kami mendukung dari segi kebijakan dalam pengembangan nasabah agar tidak sebatas perorangan namun juga korporasi. Kami mengajak para pelaku – pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya di Bali untuk membuka rekening dan memanfaatkan fasilitas BPD. Semisal BUMN – BUMN yang mengerjakan proyek – proyek di Bali agar melakukan transaksi keuangannya melalui BPD Bali, sehingga membantu pergerakan ekonomi Bali, ” pungkasnya.

Senada Gubernur Koster, Ketua Komisioner OJK RI Wimboh Santoso selaku keynote spech juga mengharapkan BPD frontline dan leading penggerak ekonomi di daerah, sehingga patut didukung oleh pemerintah daerahnya masing – masing baik dari segi permodalan maupun kebijakan.

Keynote spech lainnya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Muhammad Alfian Novianto diharapkan bisa menjalankan fungsi intermediasi keuangan lainnya, yang bisa berperan sebagai induk dari BPR. Disamping juga bisa mencegah adanya intervensi atau upaya-upaya dari berbagai pihak terhadap kegiatan usaha BPD yang dapat melanggar prinsip kehati-hatian dan melanggar integritas dari sistem keuangan. (AGP/GS)




Gubernur Koster Terima Bakti Inovasi Indonesia Dari Menristek/BRIN RI

Badung, (NSKLB) – Gubernur Bali Wayan Koster menerima secara langsung penyerahan produk Bakti Inovasi Indonesia untuk wilayah Provinsi Bali oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro di Ballroom Nusantara, The Westin Resort, Nusa Dua, Selasa (22/12). Penyerahan digelar usai acara Lokakarya Desa Berinovasi bertajuk “Bakti Inovasi untuk Bali Kembali Bali Bernovasi”.

   

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terimakasih atasan gelaran acara tersebut. Sebagai Provinsi yang bertumpu dan mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata, Bali menjadi daerah paling terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid – 19. Sehingga dengan adanya gelontoran inovasi – inovasi dari pemerintah pusat, diharapkan mampu memacu ekonomi Bali.

“Dari segi temanya saja sudah sangat simpati, kepedulian kepada Bali yang sangat terdampak wabah Covid-19 terutama dunia pariwisata, yang menjadi sumber utama perekonomian Bali. Saat situasi normal pariwisata normal, ekonomi Bali hidup bahkan diatas rata – rata nasional. Saat ada gangguan – gangguan seperti saat ini, ekonomi Bali pun melemah, itulah suka dukanya. Kedepan semoga pemerintah pusat ikut terus mendukung pemulihan Bali, seperti halnya inovasi – inovasi yang dilaksanakkan saat ini,” pinta Gubernur Koster sambi menceritakan kilas Balik pariwisata Bali dalam menghadapi hambatan – hambatan seperti ledakan Bom Bali, pandemi virus SARS, hingga erupsi Gunung Agung, yang mana Bali pulih dengan cepat karena wisatawan mancanegara masih tetap berkunjung. Sedangkan menghadapi pandemi Covid – 19 yang sifatnya global seluruh dunia, pariwisata pun dikhawatirkan butuh waktu yang cukup lama. Sehingga dibutuhkan kebijakan – kebijakan inovatif baru untuk sektor lainnya.

Sebelum pandemi melanda, Gubernur Koster semenjak terpilih telah mengembangkan kebijakan – kebijakan untuk membangun citra pariwisata Bali di mata wisatawan internasional, seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai hingga mengurangi timbunan sampah plastik dengan mengajak seluruh komponen masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan secara berkala, mengembangkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan, menjaga dan melestarikan sumber – sumber mata air dan laut, dan sebagainya. Program – program tersebut pun mampu mengangkat nama Bali, yang dibuktikan dengan banyaknya apresiasi yang disampaikan duta – duta besar negara, bahkan tingkat kunjungan wisatawan naik hingga 26% pada awal hingga akhir 2019 dibanding tahun sebelumnya.

“Terkendala pandemi ini, program – program yang sudah kami susun belum bisa terealisasi di tahun 2020. Sehingga saat ini fokus untuk penanganan pandemi,” beber Gubernur yang sebelumnya menjabat anggota DPR RI ini sembari menyatakan telah mengambil langkag untuk memulihkan pariwisata Bali dengan membuka kran wisatawan domestik sejak bulan Juli lalu, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi. Serta menyatakan segera melaksanakan strategi lainnya dalam memulihkan ekonomi dan pariwisata Bali.

“Dalam waktu dekat, kita harus mencoba inovasi dengan pertanian, perdagangan dan industri. Memang tidak bisa instan dalam waktu cepat, tapi harus segera dilakukan, akan segera membentuk kelompok kerja untuk merancang dan merealisasikannya,” pungkasnya yang kal itu turut didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Made Gunaja dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya .

Sementara itu, Menristek/BRIN RI Bambang Brodjonegoro memberikan pemaparan dan melakukan diskusi kelompok terarah dengan tema “Struktur dan Fundamental Pereknomian Bali di Sektor Pariwisata, Pertanian, Kelautan, dan Industri” bersama dengan Sestama Bapenas/PPN Himawan Hariyoga Djojokusumo.

“COVID-19 memang berdampak besar bagi sektor pereknomian di Bali, namun sebenarnya Bali masih menyimpan potensi pariwisata, pertanian, dan kelautan yang besar. Saya optimis dengan kerja sama triple helix yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan industri, perekonomian di Bali dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ujar Mentei Bambang. (AGP/GS)




Komitmen Gubernur Bali dalam memperkuat Desa Adat demi menjaga budaya dan kearifan lokal masyrakat Bali.

NangunSatKerthiLokaBali-Terus dilakukan, hari ini Gubernur Bali menerima bantuan dana CSR untuk pembangunan Gedung Kantor Majelis Desa Adat (MDA) dari Jasa Raharja Cabang Bali sebesar Rp 500.000.000,- diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Bali Rama Yudha MBA.


Jayasabha – Denpasar (19/12)




Ketua TP PKK Provinsi Bali membuka acaraTalk Show Tim Penggerak PKk Provinsi Bali ” Peningkatan Kapasitas Kader PKK (Etika dan Estetika).” Disiarkan langsung Pro 1 FM 88,6Mhz RRI Denpasar.

NangunSatKerthiLokaBali-Tujuan dari acara Talk show di mana kegiatan PKK yang sangat padat maka dari itu di sela-sela waktu diadakan untuk mengisi dan mengasah pengetahuan tentang pemahaman Peningkatan Kapasitas Kader PKK. Di dalam kegiatan talk show tersebut dihadirkan 3 Narasumber yang menjelaskan dari 3 aspek yaitu dari spiritual orang suci, tentang permasalahan dalam keluarga di hadirkan dari kepolisian dan tentang pemahaman mensosialisasikan program-program PKK tentang Etika dan Estetika dihadir kan seorang pakar.

Istri Gubernur Bali Ny Putri Koster yang juga ketua TP PKK Provinsi Bali tak henti-hentinya mengingatkan tentang masalah lingkungan seperti sampah dimana sampah dibuat dirumah dan selesainya pun harus dirumah, dengan cara memperkecil timbunan plastik dan pemakaian plastik yang belebihan ini semua juga mendukung program dari Gubernur Bali serta penataan halaman rumah di mana PKK mempunyai program HATINYA PKK atau Halaman Asri yaitu menata halaman Asri, Teratur, Indah , dan Nyaman.

Ny. Putri Koster mempersembahkan sebuah Puisi yang berjudul “SUMPAH KUMBAKARNA” beliau merupakan seniman multitalenta, penampilan beliau sangat membius para undangan yang hadir.

Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Jumat(29/11).




Ny. Putri Koster hadir bersama rombongan tim penilai PKK Bali di Kantor Desa Penglumbaran Kecamatan Susut.

NangunSatKerthiLokaBali-Ny. Putri Koster hadir bersama rombongan tim penilai PKK Bali di Kantor Desa Penglumbaran Kecamatan Susut, Bangli (15/11).

Dalam sambutannya Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa semangat TP-PKK adalah pembinaan, agar semua Kabupaten/Kota punya peranan dan bisa hadir semua di Jakarta untuk mewakili Provinsi.

Disana juga disampaikan betapa pentingnya peranan PKK ditingkat Desa dimana PKK tingkat Desalah yg bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga Ny. Putri Koster melakukan peninjauan langsung kelapangan untuk melihat kesiapan PKK di beberapa desa.

 




Tunjangan Kepala Sekolah di Bali Naik Drastis Menjadi Rp 6,2 Juta

Nangunsatkerthilokabali.com Denpasar -Gubernur Bali Wayan Koster menaikkan tunjangan khusus untuk para kepala sekolah SMA/SMK di Bali. Kenaikannya tak main-main sampai 300 persen.

“Dulu tunjangan kepala sekolah hanya Rp1,5 juta dan per Oktober ini saya naikkan menjadi 6 juta 250 ribu rupiah. Naiknya tinggi sekali dan tunjangan profesi masih tetap didapat. Dengan kenaikan tunjangan ini, saya harap kepala sekolah bisa meningkatkan mutu sekolahnya. Bagaimana agar murid-murid disiplin, gurunya juga disiplin, sistem pengajaran dan tata kelola sekolah juga baik dan pada akhirnya kualitas pendidikan sekolah akan meningkat,” ujarnya di hadapan sekitar 142 kepala sekolah SMA/SMK/SLB se-Bali ini.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwasannya pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ke depan akan dibangun lebih banyak lagi SMA/SMK/SLB di Bali serta perluasan gedung maupun sarana prasarana penunjang pendidikan di sekolah, sehingga sekolah bisa menampung semua siswa dan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun dapat tercapai.

“Kami juga terus melakukan sejumlah kajian serta mengimplementasikan sejumlah program dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali, sehingga tercipta SDM Bali yang unggul, memiliki daya saing dan mampu memenangkan persaingan di tingkat global,” katanya, menegaskan.




Survey Terbaru, Reaksi Pasar Properti Melonjak Hingga 13 Poin Indeks

NangunSatKerthiLokaBali.com – Kota Sydney dan Melbourne, Australia bereaksi dengan sangat baik terhadap hasil Pemilu dan kebijakan pemotongan suku bunga. Crown Group, salah satu perusahaan pengembang hunian swasta terbesar di Sydney, Australia, memberikan informasi terkini perihal Pasar Properti Australia. Ada lonjakan kepercayaan dan aktivitas pembeli dalam 3 bulan terakhir, sebagai reaksi dari pemilu, menurut survey terbaru dari ANZ/Dewan Properti Australia dan data harga hunian dari CoreLogic. Hal ini semakin didorong oleh keputusan terkini dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) yang melonggarkan pembatasan pinjaman untuk pembeli rumah, dan yang terbaru adalah penurunan suku bunga.

Survei yang dilakukan oleh ANZ/Dewan Properti Australia untuk kuartal September 2019 menunjukkan bahwa kepercayaan industri meningkat sebesar 13 poin indeks, dan peningkatan ini terjadi di sebagian besar kawasan Australia. Head of Australian Economics ANZ, David Plank, mengatakan telah muncul tanda-tanda stabilitas di pasar properti residensial selama tiga bulan terakhir. “Beberapa bulan terakhir terjadi penurunan suku bunga, usulan perubahan suku Bunga dasar oleh pemerintah, dan dihapunya ketidakpastian dari dampak kemungkinan perubahan kebijakan pajak telah mendorong sentiment positif terhadap industri hunian,” katanya.

Sementara itu, menurut data terbaru CoreLogic, nilai hunian di kota Sydney dan Melbourne mencatat sedikit kenaikan masing-masing sebesar 0,1% dan 0,2% pada bulan Juni. Kepala penelitian CoreLogic, Cameron Kusher, menyatakan “Sepanjang tahun ini, kami telah melihat penurunan yang terjadi secara konsisten di Sydney dan Melbourne, namun sepertinya the worst is over. Sydney dan Melbourne tampaknya merespons dengan sangat baik hasil pemilu pada bulan Mei dan kebijakan penurunan suku bunga. Saya pikir hal ini dimungkinkan karena mereka masih memiliki tingkat pengangguran yang rendah, pertumbuhan pekerjaan yang baik, dan ekonomi yang kuat, adalah beberapa hal yang tidak dimiliiki oleh kota lainnya,” bebernya.

Menanggapi situasi tersebut, Konsultan Properti Senior Crown Indonesia, Reiza Arief, mengatakan bahwa ini adalah tanda-tanda positif yang menunjukkan pasar akan kembali kuat pada tahun 2020. Pasar properti Australia secara historis mengalami koreksi setiap 5 atau 6 tahun, namun dengan fundamental ekonomi yang kuat dan pertumbuhan populasi yang sehat, pasar terus melambung dan secara statistik meningkat dari tahun ke tahun. “Kawasan pinggiran kota selalu diminati dan sewa selalu kuat. Sebagai contoh, salah satu bangunan tempat tinggal paling ikonis di Sydney, Infinity by Crown Group, yang baru-baru ini telah selesai dibangun, hanya membutuhkan waktu 6 minggu saja untuk menyewakan 60% dari total unit yang tersedia,” tandasnya.

“Ini menunjukkan bahwa selalu ada permintaan untuk tempat tinggal yang indah dan nyaman di kawasan pinggiran kota, seperti yang ditawarkan selama ini oleh Crown Group,” tambahnya. Crown Group saat ini memiliki proyek hunian vertikal di enam lokasi di kota Sydney, Brisbane dan Melbourne serta Amerika Serikat dan Indonesia. Empat proyek apartemen utama saat ini juga sedang dibangun di Sydney. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman kami di www.crowngroup.com.au. tim kbs




Mantan Awak Kabin “Kristyaningsih Miyagi”, Bermodal Tekad dan Kerja Keras Berbisnis Travel dan Properti

NangunSatKerthiLokaBali.com – Bermodal tekad dan kerja keras dengan perencanaan matang mengantarkan Kristyaningsih Miyagi, SE menjadi seorang pebisnis perempuan muda yang gemilang di bidang travel dan properti. Sebagian orang percaya, pengaman adalah guru terbaik. Begitu pula Kristy demikian biasa dipanggil. Pengalaman berkarier sebagai pensiunan Pramugari Garuda Indonesia selama 20 tahun membuahkan tekad untuk mengembangkan kemampuan diri, hingga memilih banting setir menjadi salah satu pengusaha travel agent dan properti yang sukses sebagai Director PT Miyagi Putra Mandiri.

Setapak demi setapak, karier perempuan kelahiran 12 Desember 1974 ini merintis bisnis travel agent dan properti yang masing-masing berkantor pusat di Yogyakarta dan Bali. Sebelumnya, Kristy sangat menikmati pekerjaan sebagai awak kabin Garuda Indonesia, terlebih ia mendapat banyak pengalaman dan kesempatan berharga. Salah satunya perempuan berparas cantik ini sempat mendampingi Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid (alm) sebagai awak kabin di penerbangan ke Havana, Kuba pada tahun 2000 untuk sebuah misi perdamaian.

Selain itu, ia juga pernah terpilih menjadi salah satu dari 13 awak kabin yang mengikuti announcer training di Jepang saat Garuda Indonesia membuka rute penerbangan ke sana. Di sisi lain, Kristy pun membuat rencana untuk masa depan. “Sejak dulu, saya berencana mengundurkan diri di umur 40 tahun. Kalau bisa saat itu saya sudah punya usaha sendiri. Jadi pada tahun 2008, saya uji nyali berwiraswasta dengan mendirikan travel agent di Kota Yogyakarta. Pertimbangannya memilih travel agent, karena usaha ini simpel, bentuknya jasa, bisa bertemu banyak orang dan pada saat itu memberi hasil yang lumayan,” ungkap Kristy.

Saat penerbangan Garuda Indonesia membuka base di Bali, pada tahun 2002, Kristy memutuskan pindah ke sana. Di Pulau Dewata, Kristy ingin mewujudkan cita-citanya untuk kuliah. Tidak tanggung-tanggung ia langsung menekuni dua bidang sekaligus, yakni Bahasa Jepang Pariwisata dan Ekonomi. Kristy pun saat itu juga mencoba terjun ke bisnis properti. Hasilnya selama di Bali telah membangun kompleks perumahan Uluwatu Garden Bali dan sejumlah bangunan vila di wilayah Pecatu dan Jimbaran, termasuk guest house di Singaraja, serta proyek perumahan mewah yang baru saja dimulai adalah Pandawa Garden di Nusa Dua.

Dalam menjalani hidup, Komisaris PT Agung Mesari Harijaya ini sangat terinspirasi dari sang ibu yang menurunkan kebiasaan untuk membuat rencana dalam hidup dan tak segan untuk bekerja keras. Semua pengalaman hidup dan inspirasi dari sang ibu dibagikan oleh Kristy kepada para stafnya. “Saya katakan kepada staf saya, kita pasti bisa asalkan rajin, disiplin dan dekat dengan Tuhan,” jelas perempuan berpostur jangkung yang baru saja merilis buku biografi berjudul Panggil Aku Kristy, Kisah Seorang Mantan Pramugari yang diedarkan secara terbatas. tim KBS




Sambut Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Titik Penukaran Uang Rp1,1 Triliun

NangunSatKerthiLokaBali – Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusra menyiapkan titik penukaran uang pecahan kecil (UPK) untuk membantu masyarakat mendapatkan uang kartal menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Regional CEO Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara Rully Setiawan menjelaskan, penempatan titik penukaran UPK itu dilakukan dari kurun waktu 13 hingga 31 Mei 2019 secara bergiliran. 

Adapun titik lokasi yang ada di area Denpasar yaitu Lapangan Bajra Sandhi Renon, Mataram di Taman Sangkareang, Lanud Rembiga dan Taman Malomba, Kupang di Lantamal Tenau dan di bekas Kantor Bupati Kupang, selain dalam kegiatan serupa bersama Bank Indonesia dan industri perbankan. “Meski saat ini penetrasi digital banking sangat luas, masyarakat tetap membutuhkan uang kartal yang sangat besar menjelang Idul Fitri, misalnya untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga di rumah atau di kampung halaman,” kata Rully di Denpasar (27/5) malam.

Dia menambahkan, pihaknya menyiapkan uang kecil pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000 dan Rp2.000 di setiap titik penukaran per hari. Selama masa Lebaran 2019 disiapkan uang tunai sekitar Rp1,1 triliun dengan rincian untuk wilayah Bali Rp.665 miliyar, Mataram Rp382 miliyar dan Kupang Rp50 miliyar. “Adapun karakteristik masyarakat penukar, memang didominasi oleh karyawan dan Ibu Rumah Tangga. Selain lokasi tersebut, masyarakat juga dapat menukarkan UPK di seluruh cabang Bank Mandiri. Uang tunai ini sudah termasuk pemenuhan pengisian ATM dan kebutuhan nasabah. Dan relative hampir sama dengan periode lebaran tahun lalu,” sambung Rully.

Untuk kebutuhan transaksi Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara akan tetap operasional terbatas sebanyak 29 Cabang, untuk Area Denpasar dan Kuta ada 20 cabang yang akan tetap beroperasi melayani masyarakat. Yakni, Denpasar veteran, Singaraja, Gajah Mada, Teuku Umar, Udayana, Renon, Gatot Subroto, Celuk, Sanur, WR Supratman, Mahendradata, Gatsu Barat, Kuta Raya, Nusa Dua, Legian, Dalung, Kerobokan, Sunset Road, Tabanan Kediri dan Dewi Sri. Area Mataram ada empat cabang yakni Cabang Gde Ngurah, Cakranegara, Sumbawa dan Bima.

Area Kupang ada lima cabang yaitu Kupang Urip Sumoharjo, M. Hatta, Atambua, Maumere dan Ruteng. “Untuk melayani kebutuhan transaksi perbankan masyarakat, bank mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara akan tetap operasional terbatas selama libur Lebaran yaitu dari tanggal 1-7 Juni 2019 sebanyak 29 Cabang yang tersebar di Bali, NTB dan NTT. Naik 61% dari tahun 2018 yang hanya 18 cabang,” jelasnya. tim