DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menyampaikan informasi penting terkait kondisi cuaca ekstrem di awal tahun. Berdasarkan hasil pemantauan atmosfer, Prakiraan Cuaca tanggal 1 – 3 Januari 2026 berpotensi hujan sedang – lebat di wilayah Badung, Denpasar, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Bangli, dan Karangasem.
Secara umum, wilayah Bali pada Dasarian I Januari 2026 telah resmi memasuki periode musim hujan. Intensitas curah hujan yang diprediksi meningkat dalam beberapa hari ke depan menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah.
Waspada Bencana Hidrometeorologi Pihak BPBD menekankan bahwa tingginya curah hujan di sembilan kabupaten/kota tersebut membawa risiko nyata terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Dampak yang perlu diantisipasi meliputi:
-
Genangan air dan banjir di wilayah perkotaan maupun dataran rendah.
-
Tanah longsor di wilayah dataran tinggi dan lereng terjal.
-
Pohon tumbang serta gangguan aktivitas transportasi akibat angin kencang dan jarak pandang yang berkurang.
Ajakan Bijaksana Bermedia dan Bergotong Royong Dalam menghadapi tantangan alam ini, BPBD Bali juga mengajak masyarakat untuk bijaksana dalam menyerap informasi di media online. Pastikan hanya mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD guna menghindari kepanikan akibat informasi hoaks.
Mari kita jaga semangat persahabatan dan gotong royong khas Bali dalam menjaga lingkungan, seperti membersihkan saluran drainase di lingkungan masing-masing, sebagai bentuk dedikasi kita dalam membangun daerah yang tangguh bencana demi Bali dan Indonesia yang lebih aman.
Petugas Pusdalops BPBD di seluruh Bali telah disiagakan 24 jam untuk memantau situasi dan melakukan upaya mitigasi maupun kedaruratan di lapangan.
