Desa Tohpati Jadi Percontohan, Bupati Satria Hadiri Penilaian Desa Antikorupsi 2026

KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Penilaian Desa Antikorupsi Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Masyarakat Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Kamis (29/10/2026). Desa Tohpati menjadi salah satu desa percontohan dalam program tersebut, yang diarahkan untuk memperkuat budaya integritas dan tata kelola pemerintahan desa.

Keikutsertaan Desa Tohpati diharapkan mendorong praktik pemerintahan yang transparan dan akuntabel, terutama dalam pengelolaan anggaran, aset desa, dan penyelenggaraan pelayanan publik. Program ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengembangkan kebiasaan kerja yang mengutamakan kepentingan bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa Desa Antikorupsi tidak boleh berhenti sebagai slogan, formalitas administrasi, ataupun sekadar ajang penilaian. “Desa antikorupsi mengedepankan implementasi nyata di lapangan demi mengubah budaya korupsi menjadi budaya antikorupsi yang berkelanjutan. Perubahan ini tidak cukup hanya dengan menyusun dokumen administrasi yang rapi, tetapi harus terwujud dalam kerja nyata sehari-hari,” ujar Bupati Satria.

Ia mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi, meningkatkan pemahaman mengenai gratifikasi, serta menjadikan kepantasan dan kepatuhan terhadap aturan sebagai pedoman dalam pelayanan maupun kehidupan bermasyarakat.

Bupati Satria juga berharap tim penilai dari Provinsi Bali menjalankan proses penilaian secara objektif dan transparan. Apapun hasilnya nanti, penilaian diharapkan menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi Desa Tohpati maupun desa-desa lain di Kabupaten Klungkung untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Penguatan integritas dari tingkat desa menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Semangat pemerintahan yang bersih, pelayanan yang berpihak pada kepentingan warga, dan keterlibatan masyarakat sejalan dengan nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta arah pembangunan Klungkung melalui Mahottama. (NSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai