KLUNGKUNG — Bupati Klungkung I Made Satria memimpin aksi bersih sampah plastik di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), tepatnya di area Jembatan Merah, Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung, Jumat (9/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menindaklanjuti arahan Pemerintah Provinsi Bali dalam rangka peringatan Hari Raya Tumpek Wayang.
Aksi yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung tersebut mengacu pada Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor B.24.000/4606/SEKRET/DKLH perihal Peringatan Hari Raya Tumpek Wayang.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Penjabat Sekretaris Daerah Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Pelaksanaan aksi dibagi menjadi dua wilayah kerja, yakni Kapling I di sisi timur dan Kapling II di sisi barat. Ratusan peserta bergotong royong menyisir tepian aliran Sungai Unda hingga kawasan jalur jogging Desa Tangkas untuk mengumpulkan sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan.
Dalam arahannya, Bupati Satria mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan sungai bukan sekadar kegiatan kerja bakti, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam melindungi lingkungan dan memastikan keberlanjutannya bagi generasi mendatang.
“Kegiatan bersih sungai hari ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan investasi untuk kesehatan dan masa depan kita bersama. Seperti pesan yang sering kita gaungkan, kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, melainkan meminjamnya dari anak cucu kita,” ujar Bupati Satria.
Menurutnya, upaya menjaga kebersihan sungai harus menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran setiap individu. Tanggung jawab tersebut tidak hanya berada di pundak pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Satria mengajak masyarakat untuk memulai kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan sungai di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Melalui momentum ini, mari kita bulatkan niat dan tekad untuk memulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil. Jadikan sungai di lingkungan kita bersih, jernih, dan memberikan manfaat bagi semua. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga aksi ini menjadi inspirasi bagi gerakan positif yang lebih luas pada masa mendatang,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Klungkung berharap kesadaran masyarakat terhadap pengurangan sampah plastik dan pelestarian lingkungan semakin meningkat. Semangat gotong royong diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebersihan sungai dan kawasan publik dapat terjaga secara berkelanjutan.(gpl-NSKLB)
Salam Mahottama
