TP PKK Bali Bergerak dan Berbagi, Salurkan Bantuan di Tiga Lokasi Kabupaten Karangasem

KARANGASEM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali kembali menggelar aksi sosial melalui program “Bergerak dan Berbagi” di Kabupaten Karangasem, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut menyasar tiga lokasi, yakni Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis; Dusun Dukuh, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem; serta Banjar Dresta Sudharma Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.

Aksi sosial tersebut menyasar 50 penerima manfaat di setiap lokasi yang terdiri atas 10 lansia, 10 ibu hamil, 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK, dan 10 balita.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menyalurkan bantuan berupa 1.500 kilogram beras, 3.000 butir telur, dan 100 kotak susu di masing-masing lokasi. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan di tiga lokasi mencapai 4.500 kilogram beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu.

Pelaksanaan aksi sosial ini juga mendapat dukungan dari sejumlah perangkat daerah dan mitra kerja TP PKK Provinsi Bali. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, misalnya, menyalurkan 50 paket Gemarikan di setiap lokasi. Masing-masing paket terdiri atas 1 kilogram ikan tuna bluefin, 1 kilogram ikan nila, dan 1 kilogram ikan kembung.

Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menyalurkan 10 paket sembako bagi lansia di setiap lokasi. Paket tersebut berisi minyak goreng, gula pasir, kopi bubuk, biskuit Regal, dan biskuit gandum.

Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali turut menyerahkan bantuan susu formula bagi ibu hamil dan balita. Dinas Kesehatan Provinsi Bali memberikan paket multivitamin, sedangkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyalurkan 50 paket telur, masing-masing berisi 40 butir, serta 1.000 bibit cabai.

Dukungan lainnya datang dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali melalui bantuan 50 bibit tanaman yang terdiri atas manggis, alpukat, dan durian. Adapun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mendukung kegiatan melalui pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) memasak.

Putri Koster Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah

Aksi sosial di Balai Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, dihadiri langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Dalam arahannya, ia mengatakan program “Bergerak dan Berbagi” merupakan bagian dari upaya TP PKK Provinsi Bali mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.

“Apa pun yang menjadi program pemerintah untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, mari kita dukung bersama. Jangan hanya memprotes hal-hal yang justru dapat menghambat pembangunan,” ujar Putri Koster.

Ia juga mengajak masyarakat memberikan perhatian terhadap program Bali Bersih, khususnya melalui perubahan pola pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah perlu dilakukan sejak dari sumbernya sehingga tidak hanya berakhir pada proses pengumpulan dan penimbunan.

“Ubah pola lama yang keliru. Sampah jangan hanya dikumpulkan dan ditimbun, tetapi harus dikelola dari sumber,” katanya.

Selain menyampaikan pesan mengenai kebersihan lingkungan, Putri Koster juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tata laksana pencegahan rabies.

Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan aksi sosial yang menyasar tiga wilayah di Kabupaten Karangasem. Ia mengatakan kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali menjadi momentum yang dinantikan masyarakat.

“Terima kasih. Bantuan Ibu untuk warga kami tentunya sangat bermanfaat,” ujarnya.

Perangkat Daerah Berikan Edukasi kepada Masyarakat

Selain penyerahan bantuan, kegiatan “Bergerak dan Berbagi” juga diisi dengan paparan dan edukasi dari sejumlah perangkat daerah yang menjadi mitra kerja TP PKK Provinsi Bali.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, memberikan edukasi mengenai pencegahan rabies, khususnya melalui perawatan hewan peliharaan. Ia juga menyoroti cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Karangasem yang disebut masih berada pada angka 24 persen.

“Ini menjadi perhatian serius kita saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Bali Mandara, dr. I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, M.Kes., dan Direktur RSU Dharma Yadnya, dr. Kadek Iwan Darmawan, M.P.H., memperkenalkan sejumlah layanan unggulan di fasilitas kesehatan masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes., mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan berbagai penyakit, termasuk influenza.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Adapun Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan memastikan lansia, anak-anak, serta penyandang disabilitas tidak berada dalam kondisi telantar.

Melalui program “Bergerak dan Berbagi”, TP PKK Provinsi Bali bersama perangkat daerah dan mitra kerja tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai kesehatan, ketahanan pangan, lingkungan, perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.(gpl-NSKLB)

Bagikan:

Mungkin Anda Menyukai